PATI — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah dimanfaatkan Ketua DPRD Pati Ali Badrudin untuk mengajak masyarakat memperkuat keimanan dan memperbaiki akhlak. Politisi PDIP itu menilai momentum ini penting untuk kembali mengingat akhlak serta perjuangan Rasulullah SAW dalam menjalani kehidupan.
“Semoga kita senantiasa mendapatkan syafaat nabi Musa dan terus memperkuat persaudaraan, kepedulian, serta kebaikan bagi sesama,” ajaknya.
Menjaga Persatuan di Tengah Perbedaan
Ali Badrudin menekankan pentingnya meneladani sikap Rasulullah dalam membangun persaudaraan dan menjaga persatuan. Menurutnya, perbedaan pilihan, pendapat, maupun latar belakang di masyarakat hendaknya tidak menjadi alasan untuk saling bermusuhan.
Justru, keberagaman tersebut harus dijadikan kekuatan untuk membangun daerah secara bersama-sama. Ajakan ini relevan dengan kondisi sosial masyarakat Pati yang heterogen, baik dari sisi politik maupun latar belakang sosial ekonomi.
Introspeksi bagi Pemangku Kebijakan
Lebih lanjut, Ketua DPRD Pati berharap peringatan Maulid Nabi 1448 H menjadi momentum introspeksi bagi semua pihak, termasuk para pemangku kebijakan. Keteladanan Rasulullah hendaknya diwujudkan melalui sikap amanah, adil, rendah hati, dan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Mato kita jadikan momentum ini sebagai pengingat untuk meneladani akhlak, kesabaran, dan kasih sayang rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.
Karakter Warga Kunci Pembangunan Daerah
Ali menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, daerah membutuhkan masyarakat yang memiliki karakter kuat, berakhlak, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Karena itu, nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW perlu terus ditanamkan kepada generasi muda Pati. Hal ini dinilai penting agar pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Pati tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga pada penguatan moral dan sosial warganya.