Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa kemajuan Provinsi Jawa Tengah tidak bisa bertumpu pada pemerintah semata, melainkan butuh semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat. Seruan ini disampaikan saat menghadiri gelaran Harmony of Java 2026 dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Semarang, Sabtu malam.
SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kembali menyerukan pentingnya mempererat tali kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, provinsi maju bukan berarti berasal dari kerja gubernur, bupati, atau wali kota semata.
"Membangun Provinsi Jawa Tengah ini harus mempunyai azas kebersamaan. Provinsi Jateng maju bukan berarti dari gubernur, bupati, atau walikota, melainkan dari seluruh komponen masyarakat yang bahu-membahu jadi satu," katanya di Semarang, Sabtu (malam).
Semangat "Gumregut Nyawiji" di Usia ke-81
Pernyataan itu disampaikan di hadapan ribuan warga yang memadati PRPP Jateng. Tema yang diusung pada peringatan tahun ini adalah "Wolung Puluh Siji, Gumregut Nyawiji", yang menggambarkan semangat persatuan untuk bergerak bersama membangun daerah.
"Pesan saya, di ulang tahun yang ke-81 ini, mari kita rekatkan persatuan dan kesatuan. Kita singkirkan ego sektoral," tegas Ahmad Luthfi yang hadir didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dan Sekda Jateng Sumarno.
Angka Kemiskinan Turun, Ekonomi Tumbuh 5,80 Persen
Di tengah perayaan, gubernur memaparkan sejumlah capaian pembangunan. Pertumbuhan ekonomi Jateng pada semester I-2026 mencapai 5,80 persen.
Adapun angka kemiskinan turun dari 9,48 persen menjadi 9,21 persen. Artinya, sekitar 3,37 juta masyarakat telah terentaskan dari kemiskinan.
Doa untuk Korban Bencana di NTT, Kalimantan, dan Aceh
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi juga mengajak seluruh masyarakat Jateng memanjatkan doa untuk saudara-saudara yang tengah menghadapi musibah bencana alam. Wilayah yang dimaksud meliputi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, Aceh, dan sejumlah daerah lainnya.
"Malam hari ini kita doakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga dikuatkan, semoga ditabahkan, dan segera recovery," ucapnya seraya memimpin doa bersama.
Menurut dia, doa tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian sesama bangsa Indonesia. Acara malam itu turut dimeriahkan oleh penampilan KLa Project, Pertelon Koplo, Good Morning Everyone (GME), dan Saleho.