KENDAL — Program unggulan Bupati Kendal, Bersatu Siaga, kembali digelar di Desa Peron, Kecamatan Limbangan. Agenda yang memadukan kerja bakti dan penyerapan aspirasi ini dibuka dengan penanaman bibit pohon alpukat secara simbolis oleh bupati bersama jajaran Forkopimda dan Forkopimcam setempat.
Pemilihan Desa Peron sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Wilayah tersebut dikenal sebagai sentra penghasil alpukat yang tembus pasar mancanegara. Bupati berharap penanaman bibit baru ini memperkuat produktivitas petani setempat.
"Saya berharap setelah dilakukan penanaman bibit pohon alpukat, mohon dijaga dan dirawat supaya ke depan dapat memberikan manfaat bagi petani alpukat khususnya di Desa Peron ini," ujar Dyah Kartika Permanasari.
Warga Keluhkan Sampah Plastik, Bupati Sebut Mesin Daur Ulang Sedang Diadakan
Setelah rangkaian penanaman, acara dilanjutkan dengan sesi dialog. Sejumlah warga tampak antusias menyampaikan persoalan di lingkungannya. Salah satunya Purnomo, yang mengangkat soal penanganan limbah plastik yang kian menumpuk di wilayah desa.
Ia meminta pemerintah kabupaten mengadakan alat untuk mengolah sampah plastik. Menurutnya, persoalan ini cukup mengganggu aktivitas warga dan selama ini sampah kerap hanya dibakar tanpa pengelolaan yang baik.
"Persoalan sampah memang sangat utama dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Maka dari itu kami meminta solusi kepada Pemkab supaya sampah plastik dapat didaur ulang daripada dibakar," jelasnya.
Perbup Harga Pertasol Masih Disusun
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Kendal menyampaikan bahwa pemkab saat ini tengah mengadakan mesin khusus untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan alternatif pertasol. Pemerintah daerah juga sedang menyusun Peraturan Bupati terkait harga pertasol yang disebutkan berada di atas harga solar subsidi.
Sementara itu, Kepala Desa Peron Erna Herwati menyampaikan apresiasi atas kehadiran bupati beserta jajaran dalam kegiatan tersebut. Ia menilai program ini memberi ruang bagi warganya untuk menyampaikan keluhan secara langsung.
"Program Bersatu Siaga ini sangat bermanfaat selain untuk kebersihan dan melestarikan lingkungan, di samping itu juga untuk menyampaikan keluhan atau aspirasi warga kepada Bupati Kendal," jelasnya.
Kegiatan Bersatu Siaga di Desa Peron turut dihadiri Sekda Kendal Agus Dwi Lestari, Forkopimda, Forkopimcam Limbangan, serta perangkat desa setempat.