Pencarian

Takmir Masjid di Kebumen Bisa Kuliah Gratis Lewat Beasiswa Afirmasi IAINU, Ini Syarat dan Prodi yang Tersedia

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:28:01 WIB
Takmir Masjid di Kebumen Bisa Kuliah Gratis Lewat Beasiswa Afirmasi IAINU, Ini Syarat dan Prodi yang Tersedia
Takmir Masjid di Kebumen mengikuti sosialisasi program beasiswa afirmasi IAINU Kebumen di LTM PCNU Kebumen, Sabtu (22/8/2026).

KEBUMENPengelolaan masjid saat ini tidak lagi sekadar mengurus kegiatan ibadah. Tuntutan terhadap takmir berkembang meliputi manajemen organisasi, pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat. LTM PCNU Kebumen merespons kebutuhan tersebut dengan mendorong para takmir menempuh pendidikan tinggi melalui program beasiswa afirmasi di IAINU Kebumen.

Dalam sosialisasi yang digelar Sabtu (22/8/2026), terungkap dua peserta merupakan hafidz Al-Qur'an 30 juz. Selebihnya adalah takmir yang aktif menjalankan pelayanan dan pengelolaan kegiatan keagamaan di lingkungan masjid masing-masing.

Empat Program Studi yang Bisa Dipilih Takmir

Program afirmasi ini membuka kesempatan bagi takmir untuk menempuh pendidikan di sejumlah program studi, di antaranya Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Ekonomi Syariah, serta Perbankan Syariah. Ketiga prodi tersebut dipilih karena relevan dengan kebutuhan pengelolaan masjid modern yang tidak hanya berorientasi ibadah, tetapi juga penguatan ekonomi jamaah.

Dr. Imam Subarkah, M.Pd. dari IAINU Kebumen menjelaskan bahwa perkuliahan dirancang dengan pendekatan hybrid learning. Model ini memberi ruang bagi takmir untuk tetap menjalankan tanggung jawab pelayanan di masjid sembari meningkatkan kualifikasi akademik.

Fleksibilitas Jadi Kunci bagi Takmir yang Aktif Melayani

Sebagian besar takmir memiliki tanggung jawab pelayanan yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Karena itu, fleksibilitas waktu kuliah menjadi faktor penting dalam program ini. Takmir dapat mengatur jadwal perkuliahan tanpa harus mengorbankan tugas utamanya di masjid.

Ketua LTM PCNU Kebumen, H. Agus Salim Chamidi, M.Pd.I., menegaskan bahwa peningkatan kompetensi takmir merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Menurutnya, takmir tidak cukup hanya memahami persoalan ibadah.

"Peningkatan kompetensi takmir menjadi bagian penting agar masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga mampu menjadi pusat pendidikan, pemberdayaan, dan pelayanan masyarakat," ujarnya.

Masjid Butuh Pengelola yang Profesional

Selama ini masjid memiliki posisi strategis di tengah masyarakat. Namun potensi tersebut tidak otomatis berjalan maksimal tanpa pengelolaan profesional dan sumber daya manusia yang kompeten. Kemampuan membaca kebutuhan masyarakat yang terus berubah menjadi syarat agar fungsi sosial masjid dapat berkembang nyata.

Pendidikan bagi takmir tidak semestinya dipandang sekadar upaya memperoleh gelar akademik. Lebih jauh, pendidikan diharapkan menjadi sarana memperkuat kemampuan takmir dalam menerjemahkan nilai-nilai keislaman menjadi program yang memberikan manfaat langsung bagi jamaah dan masyarakat.

LTM PCNU Kebumen berharap para takmir yang memperoleh kesempatan afirmasi dapat memanfaatkannya secara serius. Sinergi LTM PCNU Kebumen dan IAINU Kebumen menjadi langkah strategis menyiapkan pengelola masjid yang tidak hanya aktif secara keagamaan, tetapi juga memiliki kapasitas manajerial, wawasan sosial, dan kepedulian terhadap pemberdayaan umat.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kebumen24.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks