Pencarian

KKN UIN Walisongo Bantu Posyandu Dawung Salurkan Vitamin A ke 40 Balita, Cegah Stunting dan Cacingan

Senin, 24 Agustus 2026 • 19:01:31 WIB
KKN UIN Walisongo Bantu Posyandu Dawung Salurkan Vitamin A ke 40 Balita, Cegah Stunting dan Cacingan
Mahasiswa KKN UIN Walisongo mendampingi kader Posyandu Dawung dalam penyaluran Vitamin A kepada 40 balita di Semarang.

SEMARANG — Sebanyak 40 balita dan 20 lansia mengikuti pelayanan Posyandu Dusun Dawung yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB. Mahasiswa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 16 turun langsung mendampingi kader kesehatan dalam memastikan alur pelayanan berjalan tertib.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi anak secara berkala. Selain pemberian Vitamin A dan obat cacing untuk balita, warga lanjut usia yang hadir juga mendapatkan pemeriksaan tekanan darah serta pengecekan kadar gula darah dan kolesterol.

Alur Pelayanan Lima Meja untuk Percepatan Layanan

Sistem lima meja diterapkan dalam pelayanan kali ini, mulai dari pendaftaran, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala, pencatatan perkembangan anak dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), hingga pemberian Vitamin A dan obat cacing. Pendampingan dari mahasiswa KKN membantu kader menangani lonjakan jumlah peserta yang cukup signifikan.

Kader senior Posyandu Dawung, Bu Rogo, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam operasional pelayanan hari itu. Menurutnya, kehadiran mereka membuat proses pencatatan data registrasi hingga penimbangan balita menjadi lebih terstruktur.

“Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu operasional pelayanan Posyandu Dawung hari ini. Dengan kedatangan sekitar 40 balita dan 20 lansia, alur pelayanan menjadi jauh lebih tertib dan terstruktur, mulai dari pencatatan data registrasi hingga penimbangan balita,” ungkap Bu Rogo.

Memutus Mata Rantai Cacingan dan Cegah Gizi Buruk

Koordinator Desa (Kordes) mahasiswa KKN menyebut pemberian Vitamin A dan obat cacing secara berkala merupakan langkah krusial dalam memutus mata rantai cacingan. Langkah ini sekaligus mencegah risiko gizi buruk dan stunting sejak dini di tingkat dusun.

“Partisipasi aktif sekitar 40 balita dan 20 lansia hari ini menunjukkan tingginya kesadaran warga Dusun Dawung akan pentingnya pola hidup sehat. Pemberian Vitamin A dan obat cacing secara berkala merupakan langkah krusial dalam memutus mata rantai cacingan sekaligus mencegah risiko gizi buruk dan stunting sejak dini,” terangnya.

Kolaborasi Kader dan Mahasiswa untuk Kesehatan Berkelanjutan

Pelayanan Posyandu Dawung berlangsung tertib hingga seluruh rangkaian pemeriksaan selesai. Kolaborasi antara kader kesehatan dan mahasiswa KKN diharapkan dapat terus mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat di Dusun Dawung secara berkelanjutan.

Keterlibatan masyarakat dalam pelayanan posyandu menjadi bagian penting dalam pemantauan kesehatan secara rutin. Dengan dukungan kader, petugas kesehatan, keluarga, dan masyarakat, upaya menjaga tumbuh kembang anak serta meningkatkan kesadaran hidup sehat dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jatengnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks