Pencarian

Pemkot Semarang Hadiahi Umrah 2 Santriwati Berprestasi di Peringatan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 • 12:01:31 WIB
Pemkot Semarang Hadiahi Umrah 2 Santriwati Berprestasi di Peringatan HSN 2026
Wali Kota Semarang menyerahkan hadiah umrah kepada dua santriwati berprestasi dalam upacara peringatan HSN 2026.

SEMARANG — Penghargaan itu diserahkan langsung dalam upacara peringatan HSN yang dihadiri pengurus pesantren dan santri dari berbagai wilayah Kota Semarang. Nasywa Jamilah merupakan santri Pondok Pesantren KH Sholeh Darat di Podorejo, Kecamatan Ngaliyan. Ia meraih peringkat terbaik pertama di Madrasah Aliyah Kejuruan Multimedia dan tercatat sebagai hafidzah 30 juz.

Nurlita Nasucha menyabet juara II Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Jawa Tengah di Banyumas. Ia juga menorehkan juara I pada kejuaraan tingkat nasional yang digelar di Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS).

Dua Santriwati Penerima Umrah dan Jejak Prestasinya

Keduanya dipilih dari jalur prestasi yang berbeda: satu unggul di bidang akademik-keagamaan, satu di kompetisi olahraga dan seni. Pemkot Semarang tidak merinci mekanisme seleksi penerima hadiah umrah dalam keterangan yang dirilis.

Wali Kota Agustina berharap apresiasi tersebut mendorong santri lain mengikuti jejak serupa. Menurutnya, prestasi santri perlu terus dipupuk agar berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

Forum Pengembangan Pesantren Kota Semarang Resmi Dikukuhkan

Pada kesempatan yang sama, Agustina mengukuhkan pengurus Forum Fasilitasi Pengembangan Pesantren Kota Semarang. Forum itu disebut menjadi wadah bagi pengelola pesantren untuk menyamakan langkah dan mencari solusi atas berbagai tantangan.

"Lembaga ini akan menjadi wadah untuk bersilaturahmi satu sama lain, menyamakan gerak, kemudian menyelesaikan berbagai tantangan yang harus dihadapi santri menuju 2045," ujar Agustina.

Ia menegaskan forum tersebut berperan mengawal implementasi kebijakan daerah terkait pengembangan pesantren, termasuk Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 15 Tahun 2025 tentang Fasilitasi Pengembangan Pesantren. Keberadaan forum diharapkan membuat program tetap berjalan meski terjadi pergantian kepemimpinan.

308 Pondok Pesantren Jadi Sasaran Kunjungan Awal Pengurus

Ketua Forum Fasilitasi Pengembangan Pesantren Kota Semarang, Aminah, menyampaikan langkah awal pengurus adalah bersilaturahmi sekaligus mengunjungi pondok pesantren di berbagai wilayah kota. Data yang dihimpun menunjukkan ada 308 pondok pesantren di Kota Semarang.

Kunjungan itu untuk mengetahui kondisi pesantren secara langsung dan memastikan seluruh pesantren mendapat akses fasilitasi secara merata.

"Kunjungan tersebut bertujuan memastikan pesantren terjangkau secara merata, termasuk yang selama ini belum terakses," jelas Aminah, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Ishlah, Mangkang, Semarang.

Dengan 308 pesantren yang tersebar di Kota Semarang, forum baru ini menghadapi pekerjaan rumah memetakan kebutuhan tiap lembaga. Hasil kunjungan lapangan akan menjadi dasar penyaluran fasilitasi agar tidak menumpuk di pesantren tertentu saja.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritajateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks