SEMARANG — Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation Bayu Suryanto menyatakan kejuaraan yang diikuti 160 peserta dari 54 media tersebut menjadi wadah bagi insan pers untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkuat kebersamaan di luar aktivitas jurnalistik.
Peserta yang bertanding berasal dari berbagai media di wilayah zona tengah. Jumlahnya bertambah dibanding tahun-tahun sebelumnya, meski bahan tidak merinci angka peningkatan secara spesifik.
Sportivitas dan Silaturahmi Jadi Fokus Utama
Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah Basri Yusuf menilai KBAM bukan sekadar ajang kompetisi olahraga. Menurut dia, kejuaraan ini berperan penting dalam membangun silaturahmi dan kebersamaan di antara wartawan.
"Melalui kejuaraan ini, saya berharap rekan-rekan wartawan akan terus terpacu untuk menggelorakan semangat sportivitas," kata Basri.
Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana menambahkan, bulutangkis melatih kelincahan dan daya tahan fisik sekaligus menumbuhkan persaingan sehat antarwartawan. Kebersamaan yang terbangun lewat olahraga, menurut dia, menunjukkan insan pers tetap kompak di luar ruang redaksi.
"Kejuaraan Bulutangkis Antar-Media 2026 Zona Tengah diharapkan menjadi ruang bagi wartawan untuk menjaga kesehatan, membangun sportivitas, dan memperkuat jejaring lintas media melalui olahraga," ujarnya.
Dispora Jateng: Wartawan Bugar, Karya Jurnalistik Berkualitas
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Tengah Aria Chandra Destianto mengapresiasi konsistensi Djarum Foundation menyelenggarakan kejuaraan ini sebagai ruang pertemuan insan pers lintas daerah.
Profesi wartawan menuntut kecepatan dan mobilitas tinggi. Olahraga, kata Aria, menjadi sarana menjaga kebugaran sekaligus melepas kejenuhan dari rutinitas pekerjaan.
"Ketika wartawan sehat dan bugar, karya jurnalistik yang dihasilkan pun akan semakin berkualitas. Dispora mendukung penuh ajang yang mengombinasikan sportainment, kesehatan, dan silaturahmi seperti ini," ujarnya.
Dua Pasangan Juara Bertahan Melaju ke Semifinal
Di arena pertandingan, dua pasangan juara bertahan memastikan tempat di semifinal. Pada kelompok usia 46 tahun ke atas, pasangan Aman Ariyanto/Agus Supriyanto melangkah ke babak empat besar setelah mengalahkan Nurul Wahid/Rinto Wicaksono dari Jatengnetwork dengan skor 21-7 dan 21-9.
Sementara itu, di kelompok usia 36–45 tahun, pasangan unggulan teratas Azis/Fentri SU dari TVRI Jawa Tengah menundukkan Hasan Achmad/Yuhan Perdana dari Joglosemar dengan skor 21-8 dan 21-3.
Hasil pertandingan Selasa memastikan kedua pasangan tersebut masih menjaga peluang mempertahankan gelar di KBAM 2026 Zona Tengah.