SEMARANG — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto, menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Nurisa Dian Ashrifah di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Menurut Aria, prestasi itu bukan hasil instan, melainkan buah dari pembinaan bertahap yang dijalani Nurisa sejak lama.
Atlet kelahiran Semarang, 30 November 2005, itu menorehkan prestasi dari nomor gabungan individu putri. Capaian tersebut menjadikannya atlet panahan Indonesia pertama yang menyumbang medali emas di ajang Asian Games.
Perjalanan Nurisa dari PON hingga SEA Games
Sebelum menembus panggung Asian Games, Nurisa sudah mengumpulkan sejumlah medali di berbagai tingkat kompetisi. Pada PON XXI 2024, ia menyumbang perak bagi kontingen Jawa Tengah. Setahun berselang, ia meraih emas di POMNAS XIX 2025.
Nurisa lantas memperkuat tim Indonesia di SEA Games ke-33 2025 dan kembali membawa pulang emas. Rangkaian capaian itu, menurut Aria, memperlihatkan pentingnya pembinaan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan melalui kompetisi.
"Prestasi yang diperoleh Nurisa merupakan bagian dari pelatihan melalui kompetisi yang berjenjang," ujarnya.
Insentif Pelatda dan Kemudahan Pendidikan
Pembinaan Nurisa ditopang sejumlah program Dispora Jateng bersama KONI Jawa Tengah. Salah satunya insentif melalui pemusatan latihan daerah (Pelatda) bagi atlet prioritas. Nurisa juga menerima tali asih sebagai bentuk penghargaan atas medali yang diraihnya.
Selain pembinaan olahraga, Nurisa mendapat kemudahan menempuh pendidikan di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Ia kini tercatat sebagai mahasiswa Program Sarjana Manajemen di kampus tersebut. Aria menilai perpaduan pelatihan olahraga dan pendidikan penting untuk menopang karier atlet jangka panjang.
"Prestasi yang patut kita syukuri dan tentunya menjadi kebanggaan, sekaligus penyemangat bagi masyarakat maupun insan olahraga di Jawa Tengah," kata Aria melalui pesan pendek, Kamis (1/10/2026) malam.
Jadi Pemacu Cabang Olahraga Lain
Keberhasilan Nurisa di Jepang, kata Aria, menjadi bahan evaluasi sekaligus pemacu semangat bagi cabang olahraga lain di Jawa Tengah. Menurutnya, capaian itu membuktikan atlet daerah mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
"Menjadi evaluasi dan penyemangat, tidak hanya bagi panahan, namun seluruh cabang olahraga bahwa Jawa Tengah mampu berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional," katanya.
Ke depan, Dispora Jateng akan berkolaborasi dengan KONI Jateng dan Pengprov Perpani Jateng untuk melanjutkan pembinaan Nurisa. Koordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI juga akan dilakukan guna mendukung pengembangan kariernya.
"Kita berharap dapat terus meningkatkan karier Nurisa hingga Olimpiade LA 2028 nanti," pungkas Aria.
Posisi Indonesia di Klasemen Asian Games 2026
Berdasarkan pantauan laman resmi Asian Games 2026 hingga Kamis (1/10/2026) pukul 20.00 WIB, Indonesia mengumpulkan total 34 medali. Rinciannya, 5 emas, 8 perak, dan 21 perunggu. Indonesia berada di peringkat 13 klasemen sementara.