JAWA TENGAH — Replika Infinity Gauntlet yang dipakai Thanos dalam Avengers: Infinity War dijadwalkan masuk balai lelang pada 8 Desember mendatang. Sarung tangan berhias enam Infinity Stones itu dibuat East Continental Gems menggunakan batu permata asli, dari rubi hingga zamrud. Lelang berlangsung menjelang peluncuran Avengers: Doomsday.
Dalam cerita film rilisan 2018 itu, gauntlet menjadi senjata utama Thanos untuk memusnahkan separuh makhluk hidup di jagat Marvel. Benda inilah yang jadi pusat konflik sepanjang Infinity War hingga Avengers: Endgame.
Batu Permata Asli, Bukan Sekadar Properti
East Continental Gems menyusun enam Infinity Stones menggunakan batu permata sungguhan. Kombinasinya mencakup rubi, safir, hingga zamrud yang ditanam pada rangka sarung tangan.
Pilihan material itu membuat gauntlet berada di persimpangan memorabilia film dan perhiasan. Kolektor properti sinema maupun pemburu batu mulia sama-sama punya alasan menawar benda ini.
Jadwal Lelang dan Momentumnya
Lelang dijadwalkan berlangsung 8 Desember mendatang. Tanggal itu menempatkan gauntlet di jalur hype menjelang peluncuran Avengers: Doomsday.
Marvel memang sedang memanaskan jagat sinematiknya lewat Doomsday, proyek yang menyatukan kembali sejumlah wajah lama. Momentum ini membuat memorabilia Thanos kembali relevan di mata penggemar.
Kenapa Memorabilia Marvel Makin Diburu
Properti dari waralaba bernilai box office besar punya pasar kolektor yang stabil. Gauntlet termasuk ikon visual paling dikenali dari era Infinity Saga, setara perisai Captain America atau palu Thor.
Untuk pasar Indonesia, benda semacam ini lebih sering dipantau lewat berita lelang internasional ketimbang dibeli langsung. Penggemar lokal umumnya mengikuti hasil akhir sebagai penanda seberapa tinggi harga memorabilia Marvel di mata kolektor global.
Belum ada informasi resmi soal estimasi harga pembukaan lelang. Yang jelas, gauntlet ini bukan replika mainan, melainkan properti berlapis permata asli yang dipakai di salah satu film terlaris Marvel.