KUDUS — Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyebut pembangunan ekonomi yang sehat harus membuka ruang berbagi dan membantu sesama, bukan sekadar memperkaya diri sendiri. Hal itu ia sampaikan di hadapan keluarga besar PT Sukun Wartono Indonesia serta ribuan jamaah yang hadir dalam acara haul di Lapangan Persil Gondosari, Gebog, Sabtu malam.
Menurut Gus Yasin, pertumbuhan usaha yang tidak diimbangi pembangunan sosial hanya akan menciptakan kesenjangan. Masyarakat di sekitar perusahaan, lanjutnya, harus turut merasakan hasil dari pembangunan ekonomi tersebut.
Teladan Hijrah Nabi Muhammad SAW dalam Membangun Ekonomi
Dalam sambutannya, Gus Yasin mencontohkan perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Ia menilai hijrah tersebut bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi juga menjadi fondasi pembangunan kehidupan sosial, dakwah, dan perekonomian masyarakat kala itu.
"Para sahabat yang mengikuti Nabi Muhammad SAW ikut membangun perekonomian di Madinah. Namun, pembangunan tersebut tidak dijalankan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan juga untuk saling membantu dan menguatkan kehidupan masyarakat," ujarnya.
Gus Yasin yang memimpin Jawa Tengah bersama Gubernur Ahmad Luthfi itu menegaskan, semangat gotong royong dalam membangun ekonomi itulah yang seharusnya diteladani oleh para penerus usaha saat ini.
Pesan Birrul Walidain untuk Keluarga Almarhum
Di luar persoalan ekonomi, Gus Yasin juga mengingatkan pentingnya berbakti kepada orang tua atau birrul walidain. Ia meminta kesempatan tersebut tidak disia-siakan selama orang tua masih hidup.
"Selagi orang tua masih ada, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk berbakti kepada mereka," kata Gus Yasin.
Pesan itu ia sampaikan langsung di hadapan keluarga dan putra-putri almarhum Tas'an Wartono yang hadir dalam acara tersebut. Gus Yasin berharap generasi penerus dapat melanjutkan kiprah almarhum, tidak hanya dalam mengelola usaha, tetapi juga dalam menjaga kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Rangkaian Haul dan Kehidupan Sosial Almarhum
Haul Tas'an Wartono turut dihadiri istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, Bupati Kudus, Wakil Bupati Kudus, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat. Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiah oleh KH Anwar Zahid serta selawat dan doa yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
Tas'an Wartono merupakan salah satu generasi penerus sekaligus direksi PT Sukun Wartono Indonesia. Ia meninggal dunia pada Jumat, 23 Agustus 2024. Semasa hidup, almarhum dikenal luas karena kepeduliannya terhadap kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk perhatiannya kepada anak-anak yatim serta pembinaan olahraga di Kabupaten Kudus.