Pencarian

Kepala Operasi FIFA Kevin Lamour Sebut Rencana Jual Saham Piala Dunia Proyekan Satu Orang

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 09:08:02 WIB
Kepala Operasi FIFA Kevin Lamour Sebut Rencana Jual Saham Piala Dunia Proyekan Satu Orang
Kepala Operasi FIFA Kevin Lamour mengkritik rencana penjualan saham Piala Dunia yang digagas Presiden Gianni Infantino sebagai proyek ambisi pribadi.

JAWA TENGAH — Kritik keras datang dari internal FIFA. Kevin Lamour, Kepala Operasi FIFA, melontarkan pernyataan menohok terkait wacana penjualan saham Piala Dunia yang digagas Presiden Gianni Infantino. Lamour menilai langkah tersebut tidak lebih dari ambisi pribadi yang dipaksakan tanpa pertimbangan kolektif.

Pernyataan ini menegaskan adanya perpecahan di lantai dua markas FIFA di Zurich. Isu penjualan saham turnamen paling bergengsi di dunia itu bukan sekadar soal regulasi, melainkan telah menjadi medan pertarungan politik internal antar petinggi.

Kritik Terbuka di Depan Publik

Lamour tidak memilih jalur belakang layar untuk menyampaikan kekesalannya. Ia justru angkat bicara di depan publik, sebuah langkah yang jarang terjadi di lingkungan FIFA yang biasanya solid di depan kamera.

Baginya, wacana yang bergulir selama ini tidak pernah melalui proses diskusi yang sehat. "Saya merasa tertipu dengan rencana tersebut," ujar Lamour dalam pernyataannya, menggambarkan kekecewaan mendalam terhadap arah kebijakan yang diambil pimpinan tertingginya.

Pertaruhan Masa Depan Turnamen

Piala Dunia selama ini menjadi sumber pendapatan utama FIFA. Melibatkan investor eksternal dengan skema penjualan saham dianggap berisiko mengubah tata kelola turnamen yang sudah mapan sejak 1930.

Kritik Lamour menyentuh kekhawatiran terbesar para pengamat: transparansi dan independensi FIFA. Jika saham dikuasasi pihak eksternal, keputusan komersial bisa berbenturan dengan kepentingan olahraga itu sendiri.

Tekanan terhadap Infantino Meningkat

Infantino kini berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, ia harus meyakinkan dewan bahwa rencana ini menguntungkan secara finansial. Di sisi lain, ia menghadapi perlawanan dari orang-orang kunci di internal organisasinya sendiri.

Belum ada tanggapan resmi dari Presiden FIFA terkait tuduhan Lamour. Namun, dinamika ini dipastikan akan menjadi bahan pembahasan hangat dalam kongres FIFA mendatang, terutama saat membahas arah komersialisasi turnamen ke depan.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks