JAWA TENGAH — Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan hujan deras mengguyur lapangan sejak 45 menit sebelum kickoff. Kedua tim tetap melakoni prosesi lagu kebangsaan, Bangladesh lebih dulu, disusul Indonesia, sebelum sepak mula.
Hujan dengan intensitas tinggi turun di kawasan Senayan sejak sekitar 45 menit sebelum sepak mula. Pantauan di lokasi menunjukkan belum ada tanda-tanda cuaca mereda hingga 30 menit jelang pertandingan dimulai.
Kondisi lapangan yang basah diprediksi memengaruhi tempo permainan kedua tim. Indonesia dan Bangladesh sama-sama menurunkan formasi terbaiknya untuk laga pembuka di ajang ini.
Prosesi Lagu Kebangsaan Berjalan Lancar di Tengah Hujan
Meski hujan deras mengguyur, prosesi lagu kebangsaan tetap digelar sesuai jadwal. Bangladesh mendapat giliran pertama menyanyikan lagu kebangsaannya, kemudian disusul Indonesia.
Momen tersebut berlangsung khidmat dengan para pemain tetap berdiri di lapangan. Tidak ada perubahan jadwal kickoff yang diumumkan hingga berita ini diturunkan.
Susunan Pemain Indonesia: Formasi 3-4-3 dengan Emil Audero di Bawah Mistar
Pelatih Timnas Indonesia memilih skema 3-4-3 untuk menghadapi Bangladesh. Emil Audero dipercaya mengawal gawang, dengan trio Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner mengisi lini belakang.
Di lini tengah, Kevin Diks, Joey Pelupessy, Ivar Jenner, dan Calvin Verdonk diturunkan untuk mengatur ritme serangan. Sementara lini depan dihuni Ole Romeny, Mitchell Baker, dan Ragnar Oratmangoen.
Bangladesh Andalkan Hamza Choudhury di Lini Tengah
Bangladesh menurunkan Mehedi Srabon sebagai penjaga gawang. Lini belakang mereka diisi Saad Uddin, Tariq Kazi, Zidane Yousuf, dan Zayyan Ahmed.
Hamza Choudhury menjadi nama yang paling disorot di lini tengah Bangladesh. Ia didampingi Shome Shamit, Jamal Bhuyan, dan Shahriar Emon untuk menyokong Rakib Hosain serta Shuki Itofusa di lini depan.
Duel Pertama Kedua Tim di Ajang Ini
Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama Indonesia dan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Kedua tim sama-sama ingin memulai kampanye mereka dengan hasil positif.
Kondisi cuaca menjadi faktor tambahan yang harus diantisipasi kedua kubu. Lapangan yang tergenang air bisa mengubah karakter permainan yang biasanya mengandalkan umpan pendek dan kecepatan.
Redaksi akan terus menyuguhkan perkembangan laga ini secara langsung hingga peluit panjang dibunyikan.