JAWA TENGAH — Timnas Indonesia menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026) pukul 19.30 WIB. Pelatih John Herdman menuntut skuadnya tampil maksimal demi membuat suporter bangga sekaligus mempertahankan kandang.
Duel Indonesia vs Malaysia di SUGBK menjadi pertemuan sarat gengsi yang sekaligus menentukan langkah kedua tim menuju final. Herdman menyadari bobot pertandingan ini dan berharap para pemainnya mampu merespons tekanan dengan performa terbaik.
"Ini benar-benar laga penentuan. Biasanya laga-laga seperti ini memunculkan performa terbaik dari para pemain top," kata Herdman kepada wartawan, Minggu (27/9).
56 Ribu Tiket Terjual, SUGBK Diprediksi Penuh
Antusiasme suporter terhadap laga derbi ini terlihat dari pergerakan tiket. Hingga Senin siang, 56 ribu tiket Indonesia vs Malaysia telah terjual, dan penjualan masih dibuka sehingga jumlahnya berpotensi bertambah.
Herdman ingin atmosfer SUGBK menjadi energi tambahan bagi tim, bukan beban. Ia meminta pemain memainkan pertandingan dengan gaya dan identitas Indonesia.
"Saya rasa kita memiliki beberapa pemain top di dalam tim kita yang sangat menikmati momen-momen seperti ini. Tampil di stadion yang penuh dalam pertandingan derbi yang sangat berarti bagi semua orang," ujarnya.
Pesan Herdman: Lindungi Kandang, Orang, dan Tanah Kita
Bagi Herdman, menjaga kandang bukan sekadar urusan hasil akhir. Ia memaknainya sebagai bentuk pembelaan terhadap Indonesia di hadapan pendukung sendiri.
"Beberapa pemain kita yang lahir dan besar di sini akan berbicara tentang kesempatan ini, yang memang begitulah adanya. Kami harus memainkan pertandingannya, membawa gaya kita, identitas kita, membuat penggemar kita bersemangat. Dan kemudian, Anda tahu, melindungi (laga) kandang kita," tutur Herdman.
"Itu pesan yang sangat besar. Saat kita memikirkan tentang cara bertahan kita, kita sedang melindungi kandang kita, orang-orang kita, tanah kita, dan semoga trofi kita," ucapnya.
Apa yang Dipertaruhkan Indonesia
Laga kontra Malaysia menjadi penentu posisi Indonesia di Grup A. Kemenangan menjaga peluang Garuda melaju ke final, sementara hasil buruk membuka jalan bagi pesaing lain di grup.
Herdman menegaskan timnya tidak boleh terjebak pada tekanan rival. Fokusnya adalah membangun permainan sesuai karakter yang sudah dibentuk selama persiapan.
Dengan kapasitas SUGBK yang diprediksi terisi mayoritas pendukung tuan rumah, Indonesia berpeluang besar menjadikan faktor kandang sebagai keunggulan. Pertandingan kick-off pukul 19.30 WIB.