MANGUNREJO — Puluhan siswa kelas 1 dan 2 SD 2 dan SD 3 Mangunrejo mendapat materi pengenalan jenis sampah dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 114. Materi mencakup sampah organik, anorganik, serta bahan berbahaya dan beracun (B3).
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan mahasiswa KKN terhadap program lingkungan yang telah berjalan di sekolah. Selain menambah wawasan, edukasi ini diharapkan menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan sejak dini.
Mahasiswa memilih sasaran siswa kelas 1 dan 2 karena berada pada tahap awal pendidikan dasar. Karena itu, penyampaian materi menggunakan bahasa sederhana dengan contoh-contoh sampah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Sampah organik diperkenalkan melalui benda yang berasal dari makhluk hidup. Sementara sampah anorganik dikenalkan lewat benda yang umumnya sulit terurai. Adapun sampah B3 mendapat perhatian khusus karena memerlukan penanganan berbeda.
Metode penyampaian dilakukan dua arah. Para siswa diberi kesempatan menjawab pertanyaan dan menyampaikan pengetahuan yang sudah mereka miliki.
Setelah mendapat penjelasan, siswa diajak mempraktikkan cara membedakan sampah. Mahasiswa KKN menyediakan berbagai contoh sampah untuk diamati dan dikategorikan sesuai jenisnya.
Praktik ini membantu siswa menghubungkan materi dengan benda yang mereka temui di rumah maupun sekolah. Ketika ada jawaban kurang tepat, mahasiswa memberikan penjelasan ulang agar perbedaan ketiga jenis sampah semakin dipahami.
Kegiatan ditutup dengan bernyanyi bersama menggunakan lagu bertema kebersihan. Aktivitas ini membuat suasana belajar lebih menyenangkan sekaligus memperkuat pesan pentingnya menjaga lingkungan.
Para siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Penggunaan metode penjelasan, praktik, dan bernyanyi disesuaikan dengan karakteristik siswa kelas 1 dan 2 agar edukasi tidak terasa monoton.
Kegiatan ini menjadi kolaborasi mahasiswa KKN dengan SD 2 dan SD 3 Mangunrejo dalam mendukung program lingkungan yang telah berjalan. Mahasiswa Posko 114 berharap edukasi ini membantu siswa memahami bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari kebiasaan sederhana.
Mengenali jenis sampah, memilah sesuai kategori, dan menjaga kebersihan merupakan tindakan kecil yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN MIT-22 Posko 114 UIN Walisongo Semarang berupaya memperkuat kebiasaan positif yang telah dibangun di lingkungan sekolah.