JAWA TENGAH — PT BYD Motor Indonesia membuka pemesanan BYD Atto 1 Standard di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di Tangerang. Varian termurah dari lini Atto 1 ini dibanderol mulai Rp 199 juta, menjadikannya salah satu pintu masuk paling terjangkau untuk memiliki mobil listrik di pasar domestik.
Skema kredit yang ditawarkan disusun untuk mengakomodasi berbagai kemampuan finansial. Nilai angsuran bulanan dapat ditekan lebih rendah jika konsumen bersedia menyerahkan uang muka lebih besar di awal, sehingga total nilai pembiayaan ikut berkurang.
Tiga Pilihan Tenor dengan Simulasi Cicilan Bulanan
Berdasarkan simulasi resmi yang dipaparkan di booth GIIAS 2026, berikut rincian skema pembiayaan BYD Atto 1 Standard:
- Tenor 60 bulan: DP Rp 65.351.000, cicilan Rp 3.305.000 per bulan
- Tenor 48 bulan: DP Rp 61.359.000, cicilan Rp 3.962.000 per bulan
- Tenor 36 bulan: DP Rp 57.022.000, cicilan Rp 5.026.000 per bulan
Skema di atas bersifat fleksibel. Konsumen yang menginginkan angsuran lebih ringan dari angka simulasi tetap bisa mengajukan DP tambahan, karena nilai pokok pembiayaan akan mengecil secara proporsional.
Baterai 30,08 kWh dan Jarak Tempuh hingga 300 Kilometer
Untuk menekan harga jual, BYD menyederhanakan sejumlah elemen pada Atto 1 Standard dibandingkan varian di atasnya. Pelek masih menggunakan dop, jok berbahan fabric, dan head unit layar sentuh berukuran lebih kecil. Namun kelengkapan utama untuk mobilitas harian tetap dipertahankan.
Mobil ini mengandalkan motor listrik dengan tenaga maksimum 75 PS atau setara 73 tk dan torsi puncak 135 Nm. Baterai berkapasitas 30,08 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer berdasarkan metode pengujian NEDC.
Dengan kombinasi harga Rp 199 juta dan biaya operasional listrik yang rendah, BYD Atto 1 Standard menyasar konsumen perkotaan yang ingin beralih dari kendaraan konvensional tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam untuk pembelian awal.