Pencarian

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Pemberdayaan Perempuan Desa Jadi Kunci Ketahanan Pangan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 • 19:12:01 WIB
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Pemberdayaan Perempuan Desa Jadi Kunci Ketahanan Pangan Daerah
Heri Pudyatmoko, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, menyampaikan pernyataan dalam diskusi pemberdayaan perempuan desa di Semarang.

SEMARANG — Heri Pudyatmoko, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, menegaskan bahwa perempuan desa memiliki peran vital sebagai penopang ketahanan pangan, mulai dari budidaya pertanian hingga pengelolaan hasil panen. Namun, kontribusi ini dinilai masih perlu diperkuat dengan kebijakan yang memberikan akses lebih luas terhadap sumber daya ekonomi, teknologi, dan pembiayaan usaha.

Perempuan Desa: Tulang Punggung yang Terabaikan?

Menurut Heri, selama ini banyak perempuan di pedesaan yang aktif dalam budidaya pertanian, mengolah hasil panen, menjalankan usaha pangan rumahan, hingga mengelola pekarangan produktif. Sayangnya, potensi besar ini kerap dipandang sebagai program pelengkap, bukan bagian inti dari strategi pembangunan.

“Perempuan pedesaan adalah tulang punggung ketahanan pangan keluarga dan komunitas. Karena itu, pemberdayaan mereka tidak boleh dipandang sebagai program pelengkap, melainkan bagian penting dari strategi pembangunan daerah,” ujar politikus Partai Gerindra yang akrab disapa Heri Londo itu.

Mengapa Pemberdayaan Perempuan Jadi Kunci Ketahanan Pangan?

Heri menjelaskan bahwa sektor pertanian Jawa Tengah saat ini menghadapi tekanan berat. Mulai dari perubahan iklim, alih fungsi lahan, fluktuasi harga komoditas, hingga minimnya regenerasi petani. Dalam situasi seperti ini, perempuan desa bisa menjadi bagian dari solusi jika diberikan dukungan memadai.

“Banyak perempuan yang selama ini terlibat dalam budidaya pertanian, pengolahan hasil panen, usaha pangan rumahan, hingga pengelolaan pekarangan produktif. Potensi ini harus diperkuat agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi keluarga maupun daerah,” katanya.

Akses Teknologi dan Modal Jadi Prioritas

Heri menilai pemberdayaan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya sebatas pelatihan. Ia mendorong peningkatan keterampilan, akses terhadap teknologi pertanian ramah lingkungan, kemudahan pembiayaan usaha, serta pemanfaatan platform digital untuk memperluas pasar produk lokal.

“Ketika perempuan memiliki akses yang lebih baik terhadap pengetahuan, teknologi dan modal usaha, manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh keluarga. Produktivitas meningkat, ekonomi rumah tangga lebih kuat, dan ketahanan pangan menjadi lebih terjaga,” jelasnya.

Efek Berantai: Dari Ekonomi Keluarga Hingga Penurunan Stunting

Wakil Ketua DPRD Jateng itu juga menyoroti berbagai studi yang menunjukkan bahwa peningkatan kesejahteraan perempuan memiliki efek berantai terhadap kualitas hidup keluarga. Hal ini mencakup aspek kesehatan dan pemenuhan gizi anak, yang berkontribusi langsung pada upaya penurunan stunting.

“Perempuan yang berdaya akan melahirkan keluarga yang lebih sehat, lebih mandiri dan lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan ekonomi maupun sosial,” pungkas Heri.

Bagikan
Sumber: indoraya.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks