JAWA TENGAH — Konflik internal di tubuh Miss Universe kian memanas. Setelah Nawat Itsaragrisil mengklaim jabatan CEO Miss Universe Eastern (MU East), organisasi payung kontes kecantikan itu buka suara dengan pernyataan tegas yang membantah seluruh klaim kewenangan tersebut.
Dalam unggahan resmi di Instagram, Miss Universe Organization menyatakan Nawat tidak memiliki posisi sebagai karyawan, eksekutif, pejabat perusahaan, maupun bagian operasional dan hukum di dalam organisasi. "Nawat Itsaragrisil tidak memiliki mandat atau kewenangan untuk mewakili Organisasi," tulis mereka.
Klarifikasi Soal Miss Universe Eastern dan Status Nawat
Miss Universe Organization juga menegaskan bahwa Miss Universe Eastern Pte. Ltd. tidak punya hubungan hukum, kontraktual, maupun komersial yang memberi kewenangan atas organisasi. Penunjukan atau mandat yang disebut berasal dari entitas tersebut pun dinyatakan tidak diakui.
Satu-satunya hubungan yang diakui organisasi dengan Nawat saat ini hanyalah sebagai pemegang waralaba. Status itu pun tak memberinya hak untuk mengatur tata kelola, operasional, atau manajemen Miss Universe. Lebih jauh, posisi tersebut sedang dalam peninjauan menyusul langkah Nawat yang disebut membuat perjanjian dengan entitas tak diakui serta tindakan yang dinilai merugikan reputasi merek.
Posisi Anne Jakrajutatip dan Komunikasi yang Tak Diakui
Pernyataan resmi itu sekaligus menyoroti hubungan Nawat dengan Jakkaphong "Anne" Jakrajutatip, pemilik JKN Global Group yang membeli Miss Universe pada 2022. Organisasi menyebut Anne saat ini tak memiliki peran operasional aktif maupun kewenangan dalam tata kelola.
Menurut pemahaman Miss Universe Organization, Jakrajutatip telah dinyatakan bersalah atas kasus penipuan di Thailand dan berstatus buronan. Meski Nawat masih berkomunikasi dengannya, organisasi menegaskan hubungan tersebut tak memberi kewenangan apa pun.
"Komunikasi, instruksi, penunjukan, pernyataan, atau kewenangan apa pun yang muncul dari hubungan tersebut tidak diakui oleh dan tidak dapat mengikat Miss Universe Organization," tambah pernyataan tersebut.
Nawat Diminta Bukti dan Ajang 2026 Tetap Jalan
Organisasi bahkan secara terbuka meminta Nawat menunjukkan dokumen hukum sah yang membuktikan klaim kewenangannya, termasuk terkait masalah keuangan. Ini sekaligus membantah pernyataannya soal keuangan yang berkaitan dengan Puerto Rico, karena Nawat dinilai tak punya akses terhadap catatan internal organisasi.
Di tengah konflik, Miss Universe memastikan ajang ke-75 tetap digelar di San Juan, Puerto Rico, pada November 2026. Persiapan berjalan bersama pemegang waralaba internasional, sponsor, vendor, dan pihak tuan rumah.
"Tidak ada niat atau rencana untuk menunda maupun membatalkan acara tersebut," tegas organisasi, seraya menyatakan bakal mempertahankan seluruh hak hukum terhadap pernyataan palsu atau mencemarkan nama baik.