KUDUS — Semangat gotong royong kembali hidup di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Sejak pukul 06.30 WIB, warga tampak membawa peralatan kebersihan masing-masing untuk menyingkirkan rumput liar, sampah, dan material lain yang mengganggu kerapian lingkungan sekitar Makam Kranggan.
Kegiatan ini melibatkan banyak unsur, mulai dari Pemerintah Desa Kesambi, Paguyuban Tukang Bangunan, Bunda Sanitasi, Forum Kesambi, Laskar Peduli Lingkungan, BUMDes Bathi Rejo, BPD Kesambi, Pos Njagong Sanitasi, hingga Posyandu.
Bukan Kegiatan Seremonial Satu Hari
Kepala Desa Kesambi Mokhamad Masri menegaskan kerja bakti ini bukan acara sekali jalan. Kegiatan itu akan menjadi agenda tetap yang dilaksanakan setiap bulan.
"Ini merupakan kegiatan rutin yang akan dilaksanakan setiap bulan. Untuk lokasinya nanti bergantian di wilayah RW yang ada di Desa Kesambi," ujarnya.
Kenapa Lokasi Digilir Antar RW?
Masri menjelaskan, pola bergilir dipilih agar seluruh wilayah desa mendapat perhatian yang sama dalam hal kebersihan. Tidak ada satu RW pun yang terlewatkan.
Dengan sistem ini, setiap sudut Desa Kesambi diharapkan terjaga kerapiannya secara bergantian, bukan hanya kawasan yang terlihat dari jalan utama.
Kerja Bakti Sekaligus Pererat Silaturahmi Warga
Manfaat kegiatan ini tidak berhenti pada lingkungan yang bersih dan rapi. Momen berkumpulnya warga dari berbagai latar belakang ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan.
Keterlibatan Paguyuban Tukang Bangunan hingga Laskar Peduli Lingkungan menunjukkan kerja bakti ini merangkul semua profesi dan kelompok usia. Kepedulian terhadap lingkungan pun diharapkan tumbuh dari kebiasaan, bukan sekadar imbauan.
Agenda bulan depan akan dipindahkan ke RW lain, menyusul suksesnya pembersihan perdana di kawasan Makam Kranggan. Warga berharap semangat ini terus berlanjut, tidak hanya saat ada kegiatan resmi. (uma/iza/rds)