Pencarian

Gubernur Jateng Targetkan PSEL Semarang Raya Groundbreaking Desember 2026, Olah 1.000 Ton Sampah Per Hari

Selasa, 08 September 2026 • 14:31:01 WIB
Gubernur Jateng Targetkan PSEL Semarang Raya Groundbreaking Desember 2026, Olah 1.000 Ton Sampah Per Hari
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kiri) bersama CEO PT Daya Energi Bersih Nusantara Fadli Rahman (kanan) memimpin rapat perkembangan proyek PSEL Semarang Raya di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (8/9/2026).

SEMARANG — Target itu mengemuka setelah Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan CEO PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) Fadli Rahman menggelar rapat perkembangan proyek di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (8/9/2026). Denera merupakan bagian dari Danantara Investment Management.

“Kita bahas untuk diselesaikan adalah Semarang Raya yang diampu oleh Kota Semarang dan Kabupaten Kendal. Insyaallah dalam waktu dekat, sekitar empat bulan ke depan sudah ada groundbreaking,” kata Ahmad Luthfi.

Kapasitas 1.000 Ton Sampah Per Hari

PSEL yang berlokasi di kawasan TPA Jatibarang ini akan mengolah sampah baru yang berasal dari dua daerah tersebut. Proyek ini menjadi bagian dari solusi penanganan sampah Semarang Raya dari hulu ke hilir.

“Diharapkan 2028, persoalan sampah, khususnya Semarang Raya, bisa terselesaikan dengan adanya PSEL ini,” ujarnya.

Jatibarang Juga Disiapkan untuk Waste to Fuel

Selain PSEL, kawasan TPA Jatibarang disiapkan untuk pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar setara solar atau waste to fuel. Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang akan menggandeng KSAD yang dinilai memiliki praktik baik pengelolaan sampah di Surabaya.

Skema tersebut diharapkan memperluas pemanfaatan sampah, tidak hanya berakhir di tempat pemrosesan akhir, tetapi diolah menjadi sumber energi dan bahan bakar.

Target Zero Sampah Jawa Tengah 2029

Ahmad Luthfi menegaskan, pembangunan fasilitas di hilir saja tidak cukup. Pemerintah memperkuat pengurangan dan pengelolaan sampah dari hulu, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar Jawa Tengah menuju zero sampah pada 2029.

“Prinsip, Gubernur dan seluruh bupati-walikota untuk 2029 nanti sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Jawa Tengah daerah zero sampah. Penyelesaian hulu-hilir juga dilakukan,” katanya.

Saat ini, Jawa Tengah memiliki sekitar 2.000 Desa Mandiri Sampah yang dikembangkan dengan pendekatan berbasis masyarakat dan kearifan lokal. “Masalah sampah ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Fadli Rahman mengapresiasi langkah Pemprov Jateng, Pemkot Semarang, dan Pemkab Kendal yang disebutnya telah mengakselerasi tahapan persiapan proyek PSEL Semarang Raya.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: puskapik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks