UNGARAN — Gelaran lomba unik bertajuk Banyu Laga menyedot perhatian ratusan warga yang datang ke Wisata Dusun Semilir, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (22/8/2026) pagi. Sorak sorai suporter menggema di area Wahana Banyu Biru saat perwakilan desa masing-masing beradu ketangkasan mendayung di atas papan pelampung yang dihubungkan tali khusus.
Konsep lomba ini menyerupai tarik tambang, namun dilakukan di atas air. Dua peserta harus saling mendayung untuk menarik papan lawan melewati garis tengah, sembari menjaga keseimbangan tubuh agar tidak terjatuh ke kolam. Peserta yang papannya tertarik hingga melewati batas dinyatakan gugur.
Perlombaan ini diikuti perwakilan warga dari delapan desa dan kelurahan di Kecamatan Bawen, yaitu Desa Polosiri, Harjosari, Doplang, Lemah Ireng, Kadangan, Asinan, Poncoruso, dan Kelurahan Bawen. Tak hanya warga, para karyawan Dusun Semilir juga turun sebagai peserta.
Marketing Manager Dusun Semilir, Anisa Ayu Muttaqina, menyebut ajang ini bertujuan mempererat hubungan antara pengelola wisata dengan masyarakat sekitar. "Tujuannya adalah untuk mengguyubkan Dusun Semilir dengan warga-warga di sekitar sini. Harapannya, kerja sama dan hubungan silaturahmi ke depan bisa terjalin semakin baik," ujar Ayu.
Ayu menjelaskan, konsep tarik tambang air ini dikemas kreatif menggunakan wahana yang sudah tersedia, seperti kano dan paddle board. Namun khusus untuk big gondola, manajemen mendatangkan alat tersebut berkolaborasi dengan warga Desa Asinan.
Kemeriahan perayaan kemerdekaan ini dirangkai dalam long weekend panjang yang berlangsung sejak 22 hingga 25 Agustus. Lomba tarik tambang air ini juga terbuka bagi pengunjung umum dengan hadiah uang tunai, tiket masuk, dan aneka merchandise menarik.
Salah satu kemeriahan terbesar datang dari tribun suporter. Panitia juga menggelar lomba suporter terheboh dengan penilaian pada yel-yel dan kreasi semangat. "Best Suporter pemenangnya dari Desa Doplang, tadi bawa banyak banget bendera-bendera, juga ada marching band. Seru sekali," ungkap Ayu.
Selain Banyu Laga, pengunjung juga dimanjakan dengan Water Battle interaktif untuk anak-anak sekitar, Pertunjukan Spesial Seal and Penguin Show, parade meriah, hingga foam party. Tersedia pula spot foto baru yang instagramable di seluruh area wisata.
Kepala Desa Lemah Ireng, Triyono, yang turut menjadi peserta, mengaku lomba ini pertama kali diikuti para pesertanya sehingga kemeriahannya terasa berbeda. "Lomba tarik tambang di air ini tidak mudah, peserta harus mendayung di papan pelampung dan membutuhkan keseimbangan. Tidak cuma mengandalkan teknik kekuatan mendayung tapi keseimbang. Tidak imbang pasti jatuh ke air dan kalah," katanya sambil tertawa.
Desa Lemah Ireng sendiri memberangkatkan 25 orang warga, terdiri dari 6 peserta lomba dan 19 suporter. "Pasti ada kalah dan menang, tapi yang penting senang. Semua warga senang, seru bisa bermain dan berlomba dengan warga desa lain di Kecamatan Tuntang. Semua warga bergembira," tandasnya.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana liburan kemerdekaan di wisata Eco-Park ini, Dusun Semilir menawarkan berbagai wahana air unggulan. Mulai paddle board, kano, bumper boat, hingga Gondola Besar dan Kano Bening di Area Eropa. Pengunjung dapat menikmati sensasi mendayung di atas air jernih sambil melihat keindahan dasar air yang dipenuhi bunga, mirip dengan destinasi wisata populer di Vietnam.