JEPARA — Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Bangsri dikerahkan ke lokasi kejadian setelah laporan masuk ke petugas pada pukul 03.49 WIB. Petugas tiba sekitar pukul 04.38 WIB dan baru bisa menyelesaikan pemadaman pada pukul 06.30 WIB.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Samiadji, menyatakan laporan awal mengarah pada penyalaan api untuk pemanas ayam sebagai titik awal kebakaran.
"Dari laporan yang kami terima, kebakaran bermula saat penyalaan api untuk pemanas ayam," kata Samiadji dalam laporannya.
Kandang 500 Meter Persegi Milik Warga Desa Kunir
Bangunan yang terbakar memiliki luas sekitar 500 meter persegi, dengan ukuran panjang 50 meter dan lebar 10 meter. Kandang tersebut diketahui milik Sucipto, warga Desa Kunir, Kecamatan Keling.
Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp 800 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
"Petugas pemadam kebakaran juga telah menyelesaikan penanganan di lokasi setelah api berhasil dipadamkan," ucap Samiadji.
Warga Diminta Waspadai Penggunaan Api di Musim Kemarau
Samiadji mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan sumber api. Menyalakan api di musim kemarau, kata dia, perlu diawasi dengan baik untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.
Kebakaran kandang ayam di Keling ini menambah daftar kejadian serupa di wilayah Jepara yang dipicu aktivitas pemanas ternak. Petugas menekankan pentingnya pengawasan saat menyalakan api, terutama pada dini hari ketika warga cenderung lengah.