Pencarian

12 Tempat Makan Enak di Kota Pekalongan, dari Tauto hingga Kuliner Malam

Minggu, 20 September 2026 • 14:31:01 WIB
12 Tempat Makan Enak di Kota Pekalongan, dari Tauto hingga Kuliner Malam

PEKALONGAN — Mencari tempat makan di Kota Pekalongan tidak memerlukan usaha besar. Pilihan kulinernya tersebar cukup merata, mulai dari warung sederhana hingga restoran keluarga. Kota ini juga dikenal sebagai salah satu sentra batik di Jawa Tengah, sehingga kunjungan kuliner sering digabung dengan wisata belanja.

Daftar berikut disusun dengan mempertimbangkan jenis menu, tingkat popularitas, dan lokasi agar mudah disesuaikan dengan kebutuhan. Beberapa nama sudah melekat sebagai ikon kuliner Pekalongan sejak lama.

1. Garang Asem H. Masduki

Garang asem menjadi menu andalan di tempat ini, dengan cita rasa gurih dan segar. Selain itu, tersedia tauto Pekalongan, nasi megono, iga bakar, sop daging sapi, ayam po'o, serta sejumlah minuman tradisional.

Lokasinya berada di Jalan Jenderal Sudirman No.169, Kota Pekalongan. Tempat ini sudah lama dikenal sebagai destinasi kuliner, dengan ribuan ulasan pengguna di Google Maps. Bagi yang baru pertama kali datang, garang asem bisa jadi pilihan pembuka sebelum mencoba nasi megono atau tauto.

2. Tauto Pekalongan

Tauto adalah soto khas Pekalongan yang kuahnya dicampur tauco, menghasilkan aroma dan rasa yang berbeda dari soto daerah lain. Sepiring tauto biasanya disajikan dengan bihun, daging sapi, dan taburan bawang goreng.

Warung tauto tersebar di banyak titik kota, dari kawasan pasar hingga pinggir jalan. Harganya relatif terjangkau, cocok untuk sarapan maupun makan siang.

3. Nasi Megono

Nasi megono dibuat dari nangka muda yang dicincang halus, lalu dikukus bersama kelapa parut dan bumbu. Rasanya gurih dengan sentuhan pedas, sering disantap bersama ikan asin atau tempe.

Makanan ini mudah ditemukan di warung tradisional maupun sebagai pendamping menu di rumah makan besar. Bagi warga Pekalongan, megono sudah menjadi bagian dari menu harian.

4. Garang Asem

Selain versi H. Masduki, garang asem juga dijual di berbagai rumah makan lain di Kota Pekalongan. Hidangan ini berbahan dasar ayam yang dibungkus daun pisang, dikukus dengan kuah santan dan bumbu asam.

Kombinasi rasa asam, pedas, dan gurih membuatnya cocok disantap kapan saja. Beberapa tempat menawarkan variasi dengan tambahan tahu atau telur.

5. Restoran Keluarga

Pekalongan memiliki sejumlah restoran keluarga yang menyajikan masakan Indonesia dan Chinese. Tempat seperti ini biasanya dipilih untuk acara kumpul keluarga atau pertemuan dengan kolega.

Menu yang ditawarkan mencakup seafood, ayam, sayuran, hingga sup. Kapasitas ruangannya lebih besar dibanding warung biasa.

6. Masakan Chinese

Pengaruh kuliner Tionghoa cukup terasa di Pekalongan, sejalan dengan sejarah kota sebagai kawasan perdagangan. Beberapa restoran menyajikan mie, kwetiau, dan aneka olahan laut.

Rasa dan penyajiannya disesuaikan dengan selera lokal, sehingga tidak sepenuhnya sama dengan masakan Chinese di daerah lain.

7. Masakan Jepang

Pilihan masakan Jepang juga tersedia di kota ini, umumnya di pusat perbelanjaan atau kawasan yang ramai. Menunya meliputi sushi, ramen, dan rice bowl.

Kehadiran restoran Jepang menambah variasi bagi warga yang ingin mencoba sesuatu di luar kuliner tradisional.

8. Kuliner Malam

Sejumlah tempat makan di Pekalongan beroperasi hingga malam, bahkan ada yang buka sampai dini hari. Kawasan ini biasanya ramai setelah jam makan malam, terutama pada akhir pekan.

Menu yang dijual beragam, mulai dari sate, mie, hingga makanan berat. Lokasinya tersebar di beberapa ruas jalan utama kota.

9. Iga Bakar

Iga bakar menjadi salah satu menu yang banyak dicari, terutama untuk makan malam. Dagingnya dibakar dengan bumbu kecap dan rempah, disajikan bersama nasi hangat dan lalapan.

Beberapa rumah makan menawarkan pilihan tingkat kematangan sesuai selera pembeli.

10. Sop Daging Sapi

Sop daging sapi hadir sebagai menu yang lebih ringan dibanding hidangan bersantan. Kuahnya bening dengan isian daging, kentang, wortel, dan bawang goreng.

Menu ini sering dipilih untuk sarapan atau makan siang, terutama saat cuaca sedang tidak menentu.

11. Ayam Po'o

Ayam po'o adalah olahan ayam khas Pekalongan yang dimasak dengan bumbu dan santan. Rasanya cenderung gurih dengan aroma rempah yang kuat.

Hidangan ini biasanya tersedia di rumah makan yang juga menjual garang asem dan tauto.

12. Minuman Tradisional

Beberapa tempat makan menyediakan minuman tradisional seperti wedang jahe, es dawet, dan jamu. Minuman ini menjadi pelengkap setelah menyantap hidangan berat.

Harganya bervariasi, tergantung jenis dan tempat penjualannya.

Bagaimana Memilih Tempat Makan di Pekalongan?

Pilihan tempat makan di Kota Pekalongan cukup beragam, dari yang sederhana hingga restoran dengan fasilitas lengkap. Bagi yang ingin mencoba kuliner khas, tauto dan nasi megono bisa menjadi titik awal.

Sementara untuk makan bersama keluarga, restoran dengan menu lebih luas bisa jadi pertimbangan. Lokasi dan jam operasional sebaiknya dicek lebih dulu agar tidak kecewa saat datang.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radartegal.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks