Pencarian

5 Karakter yang Ditekankan Rektor UNS ke 11.237 Mahasiswa Baru di Tengah Perkembangan AI dan Krisis Multidimensi

Minggu, 16 Agustus 2026 • 12:38:01 WIB
5 Karakter yang Ditekankan Rektor UNS ke 11.237 Mahasiswa Baru di Tengah Perkembangan AI dan Krisis Multidimensi
Ribuan mahasiswa baru UNS mengikuti pembukaan PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, Selasa (11/8/2026).

SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi mengukuhkan 11.237 mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2026/2027 dalam pembukaan PKKMB di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, Selasa (11/8/2026). Jumlah tersebut merupakan bagian kecil dari 164.292 pendaftar yang mengikuti seleksi masuk, menjadikan UNS sebagai perguruan tinggi negeri dengan peminat terbanyak kedua di Indonesia pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.

Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., menyebut tingginya animo masyarakat ini sebagai bentuk kepercayaan publik terhadap kampus yang tahun ini genap berusia 50 tahun. "Selamat datang kepada 11.237 mahasiswa baru UNS Tahun Akademik 2026/2027. Hari ini kalian semua menjadi bagian dari perjalanan panjang UNS," ujarnya dalam rilis yang diterima Joglosemarnews.

Lima Karakter yang Wajib Dimiliki Mahasiswa Baru

Mengusung tema "Bersama UNS Membentuk Generasi Aktif, Inklusif, Humanis, Adaptif, dan Berdaya Saing Global", Hartono meminta para mahasiswa membangun lima karakter tersebut selama menjalani kehidupan kampus. Ia menegaskan masa awal perkuliahan adalah momen krusial untuk membangun kompetensi, jejaring, sekaligus menemukan potensi diri.

Mahasiswa didorong menjadi pribadi yang aktif dalam belajar, berorganisasi, dan berkolaborasi. Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial, karakter humanis dinilai tetap penting untuk menjaga keseimbangan. "Jadilah cerdas sekaligus peduli, kritis sekaligus santun," pesannya.

Adaptif Menghadapi Disrupsi Teknologi dan Geopolitik

Hartono mengingatkan bahwa mahasiswa memasuki dunia perguruan tinggi di tengah perubahan yang berlangsung sangat cepat. Perkembangan AI, transformasi teknologi, perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi, hingga konflik geopolitik menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi generasi muda.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kampus tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga berperan dalam membangun daya saing bangsa. "Universitas menjadi tempat lahirnya pengetahuan, teknologi, inovasi, talenta, gagasan, bahkan solusi atas persoalan-persoalan masyarakat," jelas Hartono.

Momentum 50 Tahun UNS dan Komitmen Anti-Kekerasan

Tahun 2026 menjadi penanda lima dekade perjalanan UNS mengabdi pada bangsa. Hingga saat ini, kampus tersebut telah melahirkan lebih dari 271.300 alumni yang tersebar di berbagai bidang, baik di dalam maupun luar negeri. Hartono mengingatkan bahwa keberhasilan tidak semata-mata diukur dari jabatan atau penghasilan.

"Yang paling penting bukan hanya seberapa tinggi posisi yang kalian capai atau seberapa besar penghasilan yang kalian peroleh, tetapi apa yang sudah kalian lakukan untuk orang lain dan apa yang sudah kalian berikan untuk masyarakat," tuturnya. Pesan ini sejalan dengan semboyan UNS, Mangesti Luhur Ambangun Nagari.

Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Hartono juga menegaskan komitmen UNS sebagai kampus yang aman dan inklusif, bebas dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi. Ia meminta mahasiswa berani menjadi diri sendiri dan menemukan lingkungan yang membuat mereka bertumbuh. "Jangan takut menjadi diri Anda sendiri. Temukan minat kalian, temukan kekuatan kalian, temukan lingkungan yang membuat kalian bertumbuh, dan temukan jalan kalian sendiri," katanya.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: joglosemarnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks