JAWA TENGAH — PT SUCOFINDO (Persero) membukukan pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang 2025. Sektor batu bara, energi terbarukan, dan mineral menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan perusahaan yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC) tersebut.
Chief Operating Officer Danantara/Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria mengatakan, transformasi bisnis yang dilakukan BUMN berdampak positif terhadap perbaikan kinerja perusahaan.
"Sejak pembentukan Danantara 2025, perubahan dan transformasi bisnis yang dilakukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membawa perbaikan kinerja BUMN yang positif. Secara akumulatif, kinerja seluruh BUMN bahkan sukses melampaui target RKAP yang ditetapkan," ujar Dony dalam keterangan tertulis.
Transformasi Tata Kelola dan Efisiensi Teknologi
Menurut Dony, peningkatan kinerja BUMN juga didukung oleh penguatan tata kelola, transformasi bisnis, serta pengembangan sumber daya manusia. Kehadiran Danantara dan BP BUMN dinilai berhasil membawa model bisnis, operasi, dan budaya kerja baru menuju top performance.
Direktur Utama SUCOFINDO Sandry Pasambuna menambahkan, capaian itu tidak hanya tercermin dari sisi keuangan. Perusahaan juga memperkuat perannya dalam menyediakan layanan inspeksi, pengujian, dan sertifikasi bagi berbagai sektor industri.
"Pencapaian target yang telah ditetapkan bukan sekadar keberhasilan finansial perusahaan, tetapi juga menjadi cerminan kepercayaan yang diberikan kepada SUCOFINDO sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan berbagai sektor usaha di Indonesia," kata Sandry.
Efisiensi dilakukan melalui pemanfaatan teknologi dalam proses bisnis. Langkah itu bertujuan meningkatkan efektivitas operasional dan mengendalikan biaya tanpa mengurangi kualitas layanan.
Optimalisasi Wilayah dan Kolaborasi ke Depan
SUCOFINDO terus menguatkan bisnis melalui optimalisasi wilayah operasional di seluruh Indonesia, peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, serta efisiensi proses bisnis. Perusahaan juga memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan layanan dan menjaga pertumbuhan bisnis.
"Ke depan, SUCOFINDO akan terus memperkuat perannya sebagai perusahaan TIC dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kami optimistis setiap langkah dan kinerja yang kami capai akan memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya bagi pertumbuhan perusahaan, tetapi juga bagi kemajuan perekonomian Indonesia serta peningkatan daya saing bangsa di tingkat global," tutup Sandry.
Kinerja SUCOFINDO di 2025 menjadi indikator bahwa sektor TIC nasional mampu tumbuh seiring dengan permintaan dari industri batu bara, mineral, dan energi terbarukan yang masih menjadi tulang punggung perekonomian.