Pencarian

Operasi Patuh Candi 2026 di Grobogan Berjalan 14 Hari, 1.311 Kecelakaan Jadi Alarm Sebelum Operasi

Selasa, 27 Oktober 2026 • 09:31:01 WIB
Operasi Patuh Candi 2026 di Grobogan Berjalan 14 Hari, 1.311 Kecelakaan Jadi Alarm Sebelum Operasi
Apel persiapan Operasi Patuh Candi 2026 digelar di Mapolres Grobogan dengan melibatkan personel gabungan Polri dan TNI.

GROBOGAN — Apel persiapan operasi digelar di Mapolres Grobogan dengan melibatkan personel gabungan Polri dan TNI. Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama menyebut operasi mengusung tema Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.

Penindakan diarahkan pada pelanggaran yang berisiko memicu kecelakaan, bukan sekadar pelanggaran administratif. Personel diminta mengutamakan edukasi dan teguran simpatik kepada pengguna jalan.

1.311 Kecelakaan Sepanjang 2026, 155 Orang Meninggal

Data Satlantas Polres Grobogan menunjukkan 1.311 kejadian kecelakaan sejak 1 Januari hingga 15 Oktober 2026. Angka itu naik 4,29 persen dibanding seluruh kejadian sepanjang 2025.

Sepanjang 2025 tercatat 1.258 kejadian, meningkat 9,58 persen dari 2024 yang mencatat 1.148 kejadian. Dari kecelakaan tahun ini, 155 orang meninggal dunia dan 1.441 orang mengalami luka-luka.

"Dari jumlah kecelakaan tersebut, sebanyak 155 orang meninggal dunia dan 1.441 orang mengalami luka-luka," kata AKBP Endhie.

Jalur Purwodadi, Gubug, dan Wirosari Jadi Titik Rawan

Mobilitas warga, pertumbuhan jumlah kendaraan, dan aktivitas angkutan barang di tiga jalur itu disebut menuntut kesadaran berlalu lintas lebih tinggi. Kelalaian dan pelanggaran, menurut Kapolres, berakibat fatal bagi pengendara maupun keluarga yang kehilangan.

"Meningkatnya mobilitas masyarakat, pertumbuhan jumlah kendaraan, serta aktivitas angkutan barang di jalur Purwodadi, Gubug, dan Wirosari menuntut kesadaran berlalu lintas yang semakin tinggi," tegasnya.

Melawan Arus hingga Tanpa Helm Masuk Sasaran Penindakan

Petugas tetap menindak pelanggaran berpotensi memicu kecelakaan: melawan arus, tidak menggunakan helm, dan memacu kendaraan secara berbahaya di jalur rawan. Sosialisasi keselamatan diarahkan ke pelajar, komunitas pengemudi, dan pengemudi ojek daring.

Kapolres meminta operasi dimaknai sebagai upaya menyelamatkan nyawa. "Operasi ini harus kita maknai sebagai upaya menyelamatkan nyawa. Penindakan yang tegas dan terukur kepada pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan merupakan bagian dari tanggung jawab kita untuk melindungi masyarakat," ujarnya.

Musim Hujan Menambah Risiko di Jalan

Memasuki musim hujan, jalan licin dan jarak pandang berkurang meningkatkan risiko kecelakaan. Kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca diminta menjadi perhatian bersama pengguna jalan, bukan hanya petugas di lapangan.

Operasi berakhir Minggu (8/11/2026). Evaluasi kepatuhan warga Grobogan selama 14 hari itu akan menjadi ukuran apakah tren kecelakaan yang naik dalam dua tahun terakhir bisa ditekan.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jateng.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks