Pencarian

Kejurda ALTI Jateng 2026 di Guci Tegal Diikuti 1.031 Pelari, Perebutkan Hadiah Rp 97,5 Juta

Minggu, 25 Oktober 2026 • 12:02:01 WIB
Kejurda ALTI Jateng 2026 di Guci Tegal Diikuti 1.031 Pelari, Perebutkan Hadiah Rp 97,5 Juta
Peserta mengikuti Kejurda ALTI Jateng 2026 yang digelar di Guci, Kabupaten Tegal.

TEGAL — Kompetisi lari lintas alam tersebut digelar ALTI Provinsi Jawa Tengah dengan start dan finis di Hotel Gulala Azana Guci, Kecamatan Bumijawa. Pembukaan berlangsung Sabtu malam 24 Oktober 2026 pukul 18.30 WIB, dibuka Sekda Jateng yang juga Ketua ALTI Jateng, Sumarno.

Dari total peserta, 908 orang turun di kategori umum dan 123 lainnya berlaga dalam Kejurda ALTI Jateng. Panitia menyiapkan lima kategori lomba, yakni 45K, 25K, 15K, 7K, dan 5K atau Fun Trail.

Rute Menembus Kawasan Gunung Slamet

Pembukaan malam itu langsung dilanjutkan dengan kategori Trail Run 24K yang menyusuri Gunung Slamet menuju puncak. Gunung Slamet dipilih karena statusnya sebagai gunung tertinggi di Jawa Tengah.

"Gunung Slamet adalah gunung tertinggi di Jawa Tengah dan menjadi gunung yang diidam-idamkan oleh para atlet lari di Jawa Tengah," kata Project Director Slamet Trail Run dan Kejurda ALTI Jateng, Alex Fajar.

Penyelenggaraan tahun ini merupakan edisi kedua. Ajang serupa digelar di Purbalingga pada tahun lalu.

Jalur Menuju PON dan Peluang Tuan Rumah Kejurnas 2027

Sumarno menyebut Kejurda menjadi sarana menjaring atlet potensial yang dapat memperkuat Jawa Tengah di PON mendatang. Lari lintas alam punya tantangan tersendiri karena atlet harus menyesuaikan kemampuan fisik dengan kondisi medan dan lingkungan.

Kompetisi ini diharapkan menjadi kesempatan bagi atlet kabupaten dan kota mengukur hasil latihan sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik. Sumarno juga membuka peluang Jawa Tengah menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional lari trail pada 2027.

Peringatan soal Sumber Air Gunung Slamet

Di balik kemeriahan lomba, Sumarno mengingatkan kawasan Gunung Slamet menghadapi persoalan berkurangnya sumber air. Olahraga lari lintas alam dinilai berkaitan erat dengan upaya menjaga kelestarian alam.

"Berkurangnya sumber air di Gunung Slamet harus menjadi perhatian kita bersama. Kita perlu menjaga vegetasi di kawasan ini agar kelestarian alamnya tetap terpelihara," katanya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah penanaman pohon untuk mendukung kelestarian vegetasi di kawasan Gunung Slamet. Sumarno menegaskan keselamatan peserta tetap prioritas selama perlombaan.

"Tujuan kita berolahraga adalah agar sehat dan bahagia. Karena itu, keselamatan harus menjadi prioritas utama," tegasnya.

Misi Sport Tourism: Guci Sudah Pulih

Pemilihan Guci sebagai lokasi lomba membawa misi memperkenalkan kembali kawasan wisata tersebut. Panitia ingin menunjukkan Guci siap kembali menjadi tujuan wisata lewat konsep sport tourism.

"Kami ingin memublikasikan bahwa Guci sudah pulih dan mengajak masyarakat dari seluruh Indonesia untuk berwisata ke Guci, Kabupaten Tegal," ujar Alex.

Panitia turut melibatkan masyarakat setempat agar penyelenggaraan kegiatan memberi manfaat lebih luas bagi warga di sekitar kawasan wisata.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: puskapik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks