JEPARA — Rombongan Pemkab Jepara diterima langsung oleh ayah almarhumah, Ajar Tri Raharja, di rumah duka. Kedatangan Witiarso bersama jajaran pemerintah daerah dimaksudkan menyampaikan belasungkawa sekaligus memberi dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dua Emas Terakhir untuk Bumi Kartini
Sebelum berpulang, Syabilla menorehkan prestasi yang membanggakan masyarakat Jepara. Atlet berusia 22 tahun itu menyumbang dua medali emas untuk Kabupaten Jepara di Porprov XVII Jateng 2026 melalui cabang olahraga renang.
Kepergiannya menjadi pukulan telak bagi dunia olahraga daerah. Syabilla dinilai sebagai salah satu atlet kebanggaan yang tampil di panggung provinsi.
Kabar Duka Datang di Tengah Pertandingan
Syabilla menghembuskan napas terakhir saat tengah berjuang dan berlaga dalam ajang olahraga provinsi tersebut di Semarang. Suasana duka menyelimuti Kelurahan Pengkol, tempat isak tangis keluarga tak terbendung saat rombongan bupati tiba.
Pemkab Janji Abadikan Nama Syabilla
Witiarso menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Syabilla yang dinilai mendadak di tengah perjuangannya.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Jepara menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan," kata Witiarso di rumah duka.
Pemerintah daerah menyatakan akan mengabadikan nama Syabilla sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya bagi olahraga Jepara. Detail bentuk penghormatan itu belum dijelaskan dalam keterangan yang dihimpun.