KARANGANYAR — Manajer Persika Karanganyar, Yudistira, menyebut mayoritas pemain yang direkrut sudah berpengalaman berlaga di Liga 2 dan Liga 3. Sebagian di antaranya pernah membawa tim sebelumnya promosi. Pengalaman itu diharapkan memperkuat daya saing tim di kompetisi yang berlangsung hingga Februari 2027.
“Mayoritas pemain yang kami rekrut memiliki pengalaman di Liga 2 dan Liga 3. Beberapa di antaranya juga pernah membawa tim sebelumnya promosi,” jelas Yudistira.
Dukungan Warga Jadi Motivasi Utama
Presiden Persika Karanganyar, Rinto Subekti, berharap dukungan masyarakat menjadi motivasi bagi tim untuk meraih hasil terbaik. Menurutnya, doa warga Karanganyar adalah fondasi semangat para pemain.
“Kami punya harapan yang sama agar Persika, kebanggaan Karanganyar, bisa lolos ke Liga 2. Doa dari masyarakat Karanganyar menjadi penting karena merupakan motivasi paling dasar bagi kami,” kata Rinto.
Gabung Grup B, Markas di Stadion Manahan
Persika tergabung di Grup B bersama Persipa Pati, Persinga Ngawi, Persibo Bojonegoro, Persibangga, Gresik, Putra Sang Fajar, dan Persiba Bantul. Stadion Manahan ditetapkan sebagai markas tim selama kompetisi.
Komposisi grup yang relatif berat membuat persiapan fisik jadi perhatian manajemen. Jadwal pertandingan yang padat menuntut kebugaran pemain tetap terjaga sepanjang musim.
Persiapan Singkat, Fokus ke Kebugaran Pemain
Waktu persiapan menuju kompetisi terbilang singkat. Manajemen menaruh perhatian khusus pada kondisi fisik pemain agar mampu menghadapi jadwal pertandingan hingga Februari 2027.
“Kami berupaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Karanganyar. Harapannya, Persika bisa lolos ke tahap selanjutnya dan pada akhirnya promosi ke Liga 2,” pungkas Yudistira.
Persika memulai kiprah di Liga 3 Nusantara 2026/2027 pada 13 November 2026. Target promosi ke Liga 2 menjadi tolok ukur keberhasilan tim musim ini.