TEGAL — Assyif tampil melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan teknik tilawah yang matang di hadapan dewan juri. Penampilannya dinilai terbaik di antara peserta lain dari sejumlah sekolah dasar di Kota Tegal.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan keluarga besar SDN Slerok 5. Pihak sekolah menilai capaian tersebut menunjukkan peserta didik mampu berkembang tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di ranah keagamaan dan seni Islami.
Pembinaan Keagamaan Jadi Kunci Prestasi Assyif
Kepala UPTD SPF SD Negeri Slerok 5, Sri Rahayu, menyampaikan apresiasi atas kerja keras Assyif selama masa persiapan. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat latihan menjelang kompetisi tingkat provinsi.
"Prestasi ini jangan dijadikan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus belajar dan berlatih. Kami berharap Assyif dapat memberikan yang terbaik dan berjuang dengan penuh percaya diri pada tingkat provinsi," ujar Sri Rahayu.
Dukungan dari guru pembimbing dan keluarga disebut menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi latihan Assyif. Sekolah berkomitmen memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengasah bakat di berbagai bidang.
MAPSI, Ajang Bergengsi Siswa SD di Jawa Tengah
Lomba MAPSI merupakan kompetisi tahunan yang mempertemukan siswa sekolah dasar dalam berbagai cabang mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan seni Islami. Cabang Seni Tilawah menuntut penguasaan tajwid, makhraj, dan irama bacaan Al-Qur'an.
Kompetisi tingkat Kota Tegal tahun ini berlangsung di SD Kompleks Kejambon dan diikuti perwakilan dari sejumlah sekolah dasar. Para juara di tiap cabang berhak melaju ke babak provinsi.
Langkah Selanjutnya Menuju Provinsi Jawa Tengah
Assyif akan membawa nama Kota Tegal pada kompetisi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Persiapan intensif akan dilakukan bersama guru pembimbing di sekolah.
Keberhasilan Assyif diharapkan memacu siswa lain di SDN Slerok 5 untuk menekuni bidang serupa. Pihak sekolah menargetkan pembinaan berkelanjutan agar prestasi serupa bisa terulang di musim kompetisi berikutnya.