Pencarian

Bupati Klaten Ungkap Fire Safety Challenge 2026 Padukan Edukasi Kebakaran dan Hiburan untuk Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 • 07:59:00 WIB
Bupati Klaten Ungkap Fire Safety Challenge 2026 Padukan Edukasi Kebakaran dan Hiburan untuk Warga
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan Fire Safety Challenge 2026 akan memadukan edukasi kebakaran dengan sajian hiburan bagi warga.

KLATENBupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan bahwa Fire Safety Challenge 2026 yang akan digelar di wilayahnya tidak hanya berisi simulasi dan pelatihan pemadaman, tetapi juga dikemas dengan sajian hiburan. Menurutnya, pendekatan ini dipilih agar pesan keselamatan lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan, termasuk keluarga dan anak muda.

Kegiatan tersebut diinisiasi untuk menjawab tingginya kebutuhan literasi kebakaran di tengah kepadatan permukiman warga. Bupati menekankan bahwa edukasi kebencanaan kerap dianggap serius dan kaku, sehingga perlu inovasi agar masyarakat datang dan berpartisipasi aktif.

Bukan Sekadar Simulasi, Ada Lomba dan Panggung Hiburan

Fire Safety Challenge 2026 nantinya akan menghadirkan sejumlah perlombaan keterampilan pemadaman yang bisa diikuti oleh perwakilan kelurahan, relawan, hingga pelajar. Selain itu, panitia menyiapkan panggung hiburan untuk menarik minat pengunjung yang datang ke lokasi acara.

Konsep ini dinilai efektif untuk membangun kesadaran tanpa menimbulkan kecemasan. Warga yang hadir bisa belajar cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan teknik evakuasi mandiri melalui permainan yang menyenangkan.

Mengapa Edukasi Kebakaran Perlu Dikemas Lebih Santai?

Hamenang menyebut bahwa selama ini sosialisasi kebakaran sering kali hanya dilakukan di lingkungan perkantoran atau sekolah. Padahal, risiko kebakaran justru tinggi di pemukiman padat penduduk yang akses mobil pemadamnya sulit dijangkau.

Dengan format yang lebih cair, ia berharap warga tidak hanya datang untuk menonton, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap skenario yang disiapkan. Hal ini penting untuk membangun refleks cepat saat keadaan darurat benar-benar terjadi.

Target Peserta dan Dampak yang Diharapkan

Pemerintah Kabupaten Klaten menargetkan ribuan warga akan hadir dalam gelaran tersebut. Partisipasi aktif dari tingkat RT dan RW menjadi kunci suksesnya program ini, karena mereka adalah garda terdepan saat terjadi kebakaran sebelum tim pemadam tiba.

Melalui acara ini, Pemkab Klaten ingin membentuk budaya sadar bahaya yang berkelanjutan, bukan sekadar seremonial tahunan. Setiap peserta diharapkan mampu menjadi agen sosialisasi di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

Hamenang menambahkan, kolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan pihak swasta akan terus diperkuat. Hal ini untuk memastikan seluruh peralatan yang digunakan dalam pelatihan benar-benar berfungsi dan sesuai standar keselamatan.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: trends.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks