KEBUMEN — Geliat ekonomi nelayan pesisir selatan Jawa Tengah kembali menguat. TPI Karangduwur di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, yang dikenal sebagai sentra ikan layur, kini beroperasi penuh siang dan malam untuk melayani lonjakan hasil tangkapan yang terjadi hampir satu bulan terakhir.
Pengelola TPI Karangduwur, Rasidi, menyebut peningkatan ini bukan sekadar keberuntungan musiman. Dalam sebulan terakhir, nilai produksi yang melewati pelelangan mencapai Rp 5,4 miliar, angka yang jauh lebih tinggi dibanding pekan-pekan sebelumnya.
Ikan Layur Jadi Primadona, Harga Capai Rp 40 Ribu per Kilogram
Pantauan pada Senin (3/8/2026) menunjukkan, sejak pukul 11.00 WIB, ratusan kilogram hasil tangkapan mulai memenuhi area pelelangan. Ikan layur mendominasi transaksi dengan harga jual bervariasi antara Rp 30.000 hingga Rp 40.000 per kilogram, tergantung ukuran dan kualitas.
Selain layur, nelayan juga membawa ikan tombol yang dihargai Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per kilogram, serta ikan kembung dengan banderol Rp 35.000 hingga Rp 38.000 per kilogram. Meski demikian, layur tetap menjadi komoditas utama karena volumenya paling besar.
Nelayan Rasakan Dampak Langsung, Omzet Rp 1,39 Juta Sekali Melaut
Juni, seorang nelayan, mengaku hasil tangkapannya kali ini jauh lebih baik. Dalam sekali melaut, ia berhasil membawa pulang 44 kilogram ikan layur yang laku terjual dengan nilai mencapai sekitar Rp 1.390.000.
"Hasil melaut kali ini lebih baik dibanding beberapa hari sebelumnya. Saya membawa pulang sekitar 44 kilogram ikan layur dan hasil penjualannya cukup untuk menambah penghasilan keluarga," ujarnya.
Sebelumnya, para nelayan sempat mengalami masa paceklik akibat kondisi cuaca yang tidak menentu dan minimnya populasi ikan di perairan selatan Kebumen.
TPI Beroperasi Siang-Malam untuk Layani Lonjakan Tangkapan
Rasidi menambahkan, lonjakan hasil tangkapan memaksa petugas TPI bekerja ekstra. Pelelangan kini digelar dua sesi, siang dan malam hari, untuk mengakomodasi kapal yang baru bersandar setelah berlayar jauh.
"Kami sudah hampir satu bulan melayani pelelangan siang dan malam karena hasil tangkapan nelayan meningkat. Harapannya musim ikan terus berlangsung sehingga pendapatan nelayan juga semakin baik," jelasnya.
Kebumen sendiri dikenal sebagai salah satu sentra produksi ikan layur di Pantai Selatan Jawa. Hasil tangkapan dari TPI Karangduwur tidak hanya dipasarkan ke pasar lokal, tetapi juga didistribusikan ke sejumlah kota besar di Jawa Tengah dan Jawa Barat untuk memenuhi permintaan pasar yang stabil.