SOLO — Sebanyak 200 orang menghadiri deklarasi Barisan Relawan Pecinta Tanah Air (Bareta) di Karangasem, Laweyan, Solo, Minggu malam. Organisasi ini merupakan metamorfosis dari Relawan Gema Prabowo Nusantara (RGPN) yang sebelumnya aktif di ranah relawan politik.
“Malam ini kami deklarasi Barisan Relawan Pencinta Tanah Air atau Bareta. Tagline-nya menjadi mata dan telinga bangsa. Artinya ketika kita melihat sesuatu, ketika kita mendengar sesuatu, tergerak hati kita untuk membantu rakyat,” ujar Purwanto Yudo Negoro.
Alasan di Balik Perubahan Nama dan Fokus
Purwanto mengaku tergerak setelah mendengar keluhan masyarakat yang kesulitan saat ingin bertemu dengan otoritas pemangku kebijakan. “Tidak jarang mereka malah tidak dibantu,” katanya.
Dengan latar belakang anggota yang banyak berasal dari kalangan advokat, Bareta menawarkan pendekatan berbeda. “Kami dari kawan-kawan advokat banyak sekali. Jadi bisa kita edukasi, kita bantu dalam penyelesaian persoalan,” terangnya.
Lima Misi: Dari Mengawasi Pembangunan hingga Jadi Jembatan Warga-Pemerintah
Bareta memiliki visi menjadi mata dan telinga bangsa yang terpercaya dalam mengawal keadilan, mengawasi pembangunan, dan menyuarakan aspirasi rakyat. Misi pertama adalah mengamati dan mengawasi jalannya pembangunan serta kebijakan publik agar berpihak pada kepentingan rakyat.
Misi kedua, mendengar, menampung, mencatat, dan menyalurkan keluhan serta aspirasi masyarakat secara langsung, jujur, dan tanpa berpihak. Misi ketiga, menjadi jembatan antara rakyat dengan pemerintah.
“Melihat, mendengar apa yang perlu disampaikan, kemudian disampaikan kepada pemangku kebijakan. Agar setiap suara rakyat didengar dan ditindaklanjuti, tidak hanya ditampung,” sambung Purwanto.
Misi keempat mengawal proses penyelesaian masalah rakyat hingga tuntas serta mengedukasi masyarakat tentang hak dan kewajibannya. Misi kelima, memperkuat jaringan dan kekompakan masyarakat agar bersatu dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan.
Langkah Konkret dan Sikap Politik Bareta
Pada malam deklarasi, Bareta menghadirkan pihak BPJS untuk memberikan edukasi kepada warga. “Sinyalnya nanti kita akan bantu juga supaya mereka ringan dalam iuran BPJS ini,” kata Purwanto.
Purwanto menegaskan Bareta tidak berafiliasi kepada kekuatan politik mana pun. “Siapapun boleh masuk, bahkan kawan-kawan dari berbagai elemen partai. Kami tidak berafiliasi pada salah satu partai politik atau dalam rangka dukung-mendukung calon apapun,” tandasnya.