Pencarian

Pemkot Solo Siapkan Rp 7,5 Miliar untuk Revitalisasi Museum Keris, Radya Pustaka, dan Ndalem Joyokusuman

Minggu, 07 Juni 2026 • 12:01:31 WIB
Pemkot Solo Siapkan Rp 7,5 Miliar untuk Revitalisasi Museum Keris, Radya Pustaka, dan Ndalem Joyokusuman
Pemkot Solo siapkan anggaran Rp 7,5 miliar untuk revitalisasi Museum Keris, Radya Pustaka, dan nDalem Joyokusuman.

SOLO — Tiga cagar budaya di Kota Solo akan mendapatkan suntikan dana segar untuk peremajaan. Pemkot Surakarta mengalokasikan anggaran Rp 7,5 miliar dari Kementerian Kebudayaan untuk merenovasi Museum Keris, Museum Radya Pustaka, dan nDalem Joyokusuman.

Proyek ini tidak sekadar pengecatan ulang atau perbaikan ringan. Revitalisasi mencakup pembenahan infrastruktur fisik, tata pamer, serta sistem sirkulasi pengunjung di ketiga lokasi tersebut. Tujuannya, agar pengalaman wisatawan saat menyusuri sejarah Keraton Kasunanan dan budaya Solo lebih optimal.

Mengapa Tiga Lokasi Ini Disasar Sekaligus?

Ketiga tempat itu merupakan simpul sejarah yang saling terhubung. Museum Keris menyimpan koleksi senjata tradisional Nusantara, Museum Radya Pustaka adalah perpustakaan tertua di Indonesia yang menyimpan naskah kuno, sementara nDalem Joyokusuman merupakan bangunan bersejarah peninggalan Mangkunegaran.

Pemkot melihat potensi besar untuk menjadikan ketiganya sebagai satu paket wisata edukasi. Dengan wajah baru, diharapkan kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik ke Solo meningkat.

Anggaran Rp 7,5 Miliar untuk Apa Saja?

Dana sebesar itu akan difokuskan pada perbaikan struktur bangunan yang mulai termakan usia, penataan ulang ruang pamer agar lebih interaktif, serta peningkatan aksesibilitas bagi pengunjung difabel. Beberapa bagian atap dan plafon yang bocor juga akan diganti.

Proses revitalisasi direncanakan berlangsung secara bertahap. Pengerjaan fisik diperkirakan baru dimulai pada triwulan kedua tahun ini, setelah proses lelang selesai.

Dampak bagi Warga dan Pelaku UMKM

Revitalisasi ini diharapkan memicu efek berganda bagi ekonomi lokal. Kawasan sekitar museum dan nDalem Joyokusuman kerap menjadi titik kumpul wisatawan. Dengan fasilitas yang lebih baik, pelaku UMKM seperti penjual suvenir, batik, dan kuliner tradisional di sekitar lokasi berpotensi mendapatkan limpahan pengunjung lebih banyak.

Warga Solo pun diuntungkan. Ruang publik yang lebih representatif bisa dimanfaatkan untuk kegiatan komunitas, pameran temporer, atau pentas seni.

Target Selesai Sebelum Akhir Tahun

Pemkot menargetkan seluruh proses revitalisasi rampung pada akhir 2025. Setelah selesai, ketiga ikon budaya itu akan dikelola dengan standar pelayanan yang lebih profesional, termasuk penambahan pemandu wisata yang terlatih dan sistem tiket terintegrasi.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Solo untuk bersaing dengan destinasi budaya lain di Jawa Tengah, seperti Yogyakarta dan Magelang.

Bagikan
Sumber: radarsolo.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks