JAWA TENGAH — Jakarta — Empat tahun lalu, Curacao adalah tim yang dua kali dibantai Timnas Indonesia di kandang sendiri: kalah 2-3 di Bandung dan takluk 1-2 di Stadion Pakansari, Bogor. Kini, tim yang sama justru melenggang ke panggung terbesar sepak bola dunia sementara Indonesia masih berkutat di level regional.
Keberhasilan Curacao lolos ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat menjadi salah satu kejutan terbesar di kualifikasi zona CONCACAF. Negara yang luas wilayahnya bahkan lebih kecil dari beberapa kota di Asia ini membuktikan bahwa ukuran bukanlah segalanya.
Dari Antilles Belanda ke Panggung Dunia
Sepak bola di Curacao memiliki akar sejarah panjang. Sebelum 2010, mereka berkompetisi di bawah bendera Kepulauan Antilles Belanda. Setelah pembubaran politik wilayah tersebut, Curacao berdiri sendiri sebagai anggota resmi FIFA dan mulai membangun fondasi dari nol.
Kunci sukses mereka ada pada pemanfaatan diaspora Eropa, khususnya pemain keturunan di Belanda. Strategi ini dipadukan dengan disiplin taktik dan konsistensi kompetisi yang terjaga. Hasilnya, negara dengan populasi setara Kota Tangerang Selatan ini kini duduk setara dengan raksasa-raksasa CONCACAF.
Tamparan untuk Negara Berpopulasi Raksasa
Prestasi Curacao menjadi tamparan keras bagi negara seperti Indonesia, China, dan India. Tiga negara dengan populasi lebih dari 250 juta jiwa ini masih kesulitan menembus putaran final Piala Dunia. Curacao membuktikan bahwa cetak biru sepak bola yang jelas lebih penting dari jumlah penduduk.
Bagi Indonesia, ini adalah pengingat pahit. Pada 2022, skuad Garuda sukses mempermalukan Curacao di depan publik sendiri. Namun dalam empat tahun, arah kedua tim justru berbalik drastis. Satu melesat ke puncak, satu lagi masih merangkak di jalan yang sama.
Diapresiasi Langsung Presiden FIFA
Pencapaian Curacao mendapat pengakuan dari level tertinggi sepak bola dunia. Presiden FIFA memberikan apresiasi khusus dan menyebut kelolosan ini sebagai dampak positif dari perluasan format Piala Dunia 2026 menjadi 48 tim. Format baru ini membuka peluang bagi negara-negara kecil untuk bermimpi.
"Curacao memberikan warna baru dan romansa bahwa negara sekecil apa pun memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk bermimpi di pentas dunia," demikian pernyataan resmi FIFA yang dikutip dari laporan terkait.
Fakta Singkat Curacao di Piala Dunia 2026
- Populasi: sekitar 150.000 jiwa
- Zona kualifikasi: CONCACAF
- Status: lolos ke putaran final untuk pertama kalinya
- Sejarah: pernah bernama Kepulauan Antilles Belanda sebelum 2010
- Kunci sukses: diaspora Eropa dan pembenahan taktik