BOYOLALI — Dua jemaah haji asal Kabupaten Tegal meninggal dunia saat menunaikan ibadah di Arab Saudi. Keduanya berasal dari Kecamatan Pagongan dan Slawi Kulon.
Kabar duka tersebut disampaikan Bupati Ischak Maulana Rohman saat menyambut rombongan Kloter 1 SOC Embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Selasa malam. Penyambutan berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB dan dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi serta jajaran pejabat Kementerian Haji dan Umrah maupun Kementerian Agama.
Doa untuk Jemaah yang Wafat saat Berhaji
"Kita doakan bersama semoga mendapatkan husnul khatimah karena wafat saat menunaikan ibadah haji, insyaallah memperoleh kemuliaan di sisi Allah SWT," ujar Ischak dalam sambutannya.
Secara keseluruhan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah Fitriyanto melaporkan sebanyak 27 jemaah haji asal Embarkasi Solo meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji. Satu jemaah lainnya wafat di tanah air.
"Kami mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan jemaah yang telah wafat agar mendapatkan husnul khatimah, diampuni dosa-dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta bagi jemaah yang sedang menjalani perawatan diberikan kesembuhan," kata Fitriyanto.
29.039 Jemaah Berangkat, 77 Tertunda karena Kesehatan
Fitriyanto merinci, pada fase keberangkatan terdapat 29.116 jemaah yang masuk Asrama Haji Donohudan. Dari jumlah itu, sebanyak 29.039 jemaah berhasil diberangkatkan ke Arab Saudi.
Sebanyak 77 jemaah belum dapat diberangkatkan karena alasan kesehatan dan pendampingnya. Data ini menunjukkan angka keberangkatan yang hampir mencapai target, meski masih ada kendala medis pada sejumlah calon jemaah.
Gubernur Jatim: Semoga Menjadi Haji Mabrur
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan ucapan selamat datang kepada para jemaah yang telah kembali ke tanah air. Ia berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur.
"Bapak dan Ibu merupakan duta masyarakat Indonesia sekaligus perwakilan Provinsi Jawa Tengah yang telah menunaikan panggilan Allah SWT. Kami mendoakan semoga haji yang dilaksanakan Bapak-Ibu menjadi haji yang mabrur, diterima oleh Allah SWT dan membawa berkah bagi diri sendiri, keluarga, serta masyarakat," ujar Luthfi.
Gubernur juga mengapresiasi seluruh petugas penyelenggara haji yang telah memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah selama proses keberangkatan hingga kepulangan.