Pencarian

Lemak Tubuh Ibu Hamil Tinggi Berkaitan dengan Risiko ADHD pada Anak, Ini Hasil Studinya

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 11:35:01 WIB
Lemak Tubuh Ibu Hamil Tinggi Berkaitan dengan Risiko ADHD pada Anak, Ini Hasil Studinya
Persentase lemak tubuh ibu hamil yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko gejala ADHD pada anak, menurut studi terbaru.

JAWA TENGAH — Menjaga kesehatan selama hamil bukan hanya soal berat badan ideal, tetapi juga memengaruhi tumbuh kembang otak janin. Studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Brain, Behavior, and Immunity menemukan bahwa kadar lemak tubuh tinggi pada ibu hamil berkaitan dengan peningkatan risiko gejala ADHD pada balita.

Bagi Bunda yang sedang hamil atau merencanakan kehamilan, informasi ini penting untuk dipahami. Namun, bukan berarti Bunda perlu panik. Artikel ini akan mengupas hasil studi, penyebabnya, dan langkah yang bisa dilakukan.

Temuan Utama Studi: Peradangan sebagai 'Jembatan' Biologis

Penelitian ini melibatkan 297 ibu hamil dan 302 anak. Para peneliti mengukur persentase lemak tubuh ibu di trimester kedua, tepatnya antara minggu ke-24 hingga ke-26 kehamilan, menggunakan metode presisi bernama air displacement plethysmography.

Hasilnya, kadar lemak tubuh yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan peradangan sistemik dalam darah. Peradangan inilah yang kemudian memprediksi munculnya lebih banyak gejala ADHD pada anak di usia balita.

Menariknya, kualitas diet dan tekanan psikologis ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan peradangan ketika dipertimbangkan bersama dengan lemak tubuh. Artinya, lemak tubuh menjadi pendorong utama peningkatan penanda inflamasi selama kehamilan.

Mengapa Lemak Tubuh Berpengaruh pada Otak Janin?

Jaringan adiposa atau lemak tubuh bukan sekadar penyimpan energi. Secara aktif, jaringan ini memproduksi molekul imun bernama sitokin. Ketika kadar lemak meningkat, sinyal kimia ini memicu peradangan tingkat rendah yang persisten.

Selama kehamilan, faktor inflamasi ini beredar dalam darah ibu dan dapat memengaruhi lingkungan janin. Peningkatan sitokin juga bisa mengubah fungsi plasenta dan komposisi cairan amnion, yang berhubungan dengan perkembangan otak janin dan kerentanan terhadap kondisi neurodevelopmental.

Risiko ADHD Meningkat 30-60 Persen

Studi meta-analisis sebelumnya memperkuat temuan ini. Anak-anak yang lahir dari ibu dengan kelebihan berat badan atau obesitas selama kehamilan memiliki peningkatan kemungkinan relatif sebesar 30 hingga 60 persen untuk menerima

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haibunda.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks