Pencarian

15 Santri Jawa Tengah Lolos Beasiswa ke China, Mesir, dan Yaman, 927 Lainnya Masuk Tahap Wawancara

Minggu, 26 Juli 2026 • 22:07:31 WIB
15 Santri Jawa Tengah Lolos Beasiswa ke China, Mesir, dan Yaman, 927 Lainnya Masuk Tahap Wawancara
santri Jawa Tengah lolos beasiswa ke China, Mesir, dan Yaman dalam program Pesantren Obah.

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui LFSP masih menyeleksi 942 pendaftar Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 702 orang merupakan santri dan 240 lainnya pengasuh pondok pesantren. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Pesantren Obah yang digulirkan sejak November 2025.

15 Santri Lolos ke Luar Negeri, Mayoritas ke Al Azhar Mesir

Hasil seleksi beasiswa luar negeri sudah diumumkan pada 6 Juli 2026. Total 15 peserta dinyatakan lolos, dengan rincian tiga orang di bidang sains dan teknologi ke China, satu orang program kedokteran ke Al Azhar Mesir, tiga orang ke Universitas Al Ahqof Yaman, tujuh orang bidang keislaman di Al Azhar Mesir, dan satu peserta program double degree.

“Ini kepedulian Pemprov Jateng kepada pesantren. Di luar banyak beasiswa, tapi santri salaf sulit menjangkaunya. Maka pemprov memberi kesempatan emas ini,” kata Ketua LFSP Jawa Tengah Hasyim Muhammad di Semarang, Sabtu (25/7/2026). Ia menambahkan program ini disosialisasikan sejak setahun lalu secara daring dan luring.

Beasiswa Dalam Negeri: Wawancara Baca Kitab Kuning dan Hafalan Quran

Untuk beasiswa dalam negeri, tahap akhir berupa wawancara digelar di kompleks Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jalan Setiabudi No. 201 A, Srondol, Semarang. Hasilnya akan diumumkan pada 3 Agustus 2026 melalui laman jatengprov.go.id dan aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN).

Ketua Panitia Seleksi, Wahid Abdulrahman, menjelaskan empat aspek yang dinilai saat wawancara. “Kemampuan membaca kitab kuning bobotnya 50 persen, hafalan Al-Qur’an 20 persen, wawasan kebangsaan 15 persen, dan kepesantrenan 15 persen,” ujarnya di Semarang.

Lima Skema Beasiswa, Santri Bisa Pilih Kampus Negeri atau Swasta

Program ini mencakup lima skema, meliputi Santri Vokasi dan S1 Dalam Negeri, Santri Vokasi dan S1 Luar Negeri, S1 Double Degree, S1 Bidang Keislaman di Al Azhar Mesir serta Al Ahqof dan Imam Syafi’i Yaman, dan beasiswa S2/S3 bagi pengasuh pesantren di dalam negeri. Untuk kampus tujuan, santri bebas memilih perguruan tinggi negeri atau swasta di Jawa Tengah yang telah menjalin kerja sama dengan Pemprov Jateng.

Wagub Jateng: Seleksi Ketat dan Terbuka, Jangan Nitip

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menegaskan proses seleksi berlangsung ketat dengan melibatkan ulama, pengelola pondok pesantren, dan akademisi. “Jadi jangan berharap nanti nitip Pak Yasin supaya bisa lolos ya. Kami ingin terbuka,” katanya beberapa waktu lalu. Ia menambahkan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program yang diharapkan memperluas akses pendidikan tinggi bagi santri dan meningkatkan kualitas SDM di Jawa Tengah.

Bagikan
Sumber: indoraya.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks