Pencarian

Kontingen Wonosobo Raih 25 Medali di POPDA Jateng 2026, Disdikpora Siapkan Skema Penghargaan untuk Atlet

Kamis, 10 September 2026 • 07:01:31 WIB
Kontingen Wonosobo Raih 25 Medali di POPDA Jateng 2026, Disdikpora Siapkan Skema Penghargaan untuk Atlet
Atlet kontingen Wonosobo menunjukkan medali perolehan pada ajang POPDA Jateng 2026 di Semarang, Selasa (8/9/2026).

WONOSOBO — Sebanyak 25 medali diraih kontingen Wonosobo pada POPDA Jateng 2026 yang berlangsung Selasa (8/9/2026). Capaian ini menjadi modal evaluasi pembinaan atlet pelajar menuju ajang tingkat provinsi berikutnya.

Kepala Seksi Pemuda dan Olahraga (Kasi Pora) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Wonosobo, Hafizh Fajri Al Mubarok, S.Pd., mengapresiasi perjuangan para atlet. Menurutnya, persaingan di level provinsi sangat ketat, terutama dengan turunnya atlet binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jawa Tengah.

7 Cabor Penyumbang Medali Terbanyak

Medali yang dibawa pulang berasal dari tujuh cabor unggulan. Mereka adalah atletik, gulat, tinju, taekwondo, bulu tangkis, pencak silat, dan wushu.

Adapun rincian perolehan kontingen Wonosobo adalah 2 emas, 7 perak, dan 16 perunggu. Total 18 cabor diterjunkan dalam ajang dua tahunan tersebut.

“Secara hasil kami bersyukur masih bisa membawa pulang medali, meskipun tetap menjadi bahan evaluasi ke depan,” ujar Hafizh saat ditemui, Selasa (8/9/2026) sore.

Efisiensi Anggaran, Jumlah Atlet Hampir Dua Kali Lipat

Hafizh mengungkapkan, pengelolaan anggaran menjadi tantangan tersendiri dalam pembinaan. Dengan alokasi dana yang sama seperti tahun sebelumnya, Disdikpora Wonosobo mampu memberangkatkan jumlah atlet hampir dua kali lipat.

Langkah ini ditempuh lewat efisiensi dan sinergi bersama berbagai pihak. Beberapa cabor lain seperti sepak bola dan bola basket juga disebut memberikan perlawanan maksimal hingga mampu menembus babak perempat final.

Skema Penghargaan untuk Atlet Berprestasi

Sebagai bentuk apresiasi, Disdikpora Wonosobo menyiapkan skema penghargaan bagi siswa berprestasi tingkat provinsi hingga internasional. Pendataan capaian prestasi yang dimulai sejak Agustus 2026 ini rencananya diakomodasi pada alokasi penghargaan tahun 2027 mendatang.

“Kami terus berkolaborasi dengan KONI, induk organisasi cabor, serta satuan pendidikan. Setelah ajang ini, para atlet dikembalikan ke klub maupun sekolah masing-masing untuk tetap dipantau perkembangannya,” jelasnya.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: joglojateng.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks