JAWA TENGAH — Kabar mengejutkan datang dari lini kendaraan listrik Volkswagen di Amerika Serikat. Alih-alih melambat, permintaan terhadap electric minibus ID. Buzz justru meroket. Data penjualan kuartal kedua 2026 mencatat angka 1.249 unit, melonjak 121 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 564 unit. Angka ini memang masih kecil, namun empat kali lipat lebih banyak dari penjualan Ford E-Transit yang hanya 293 unit pada periode yang sama.
Strategi Lompat Model Tahun dan Varian Baru untuk ID. Buzz
Volkswagen memastikan ID. Buzz tidak dibatalkan untuk pasar AS. Pada Desember lalu, pabrikan Jerman itu mengaku masih memiliki stok model 2025 yang mencukupi. Alhasil, mereka melewatkan model tahun 2026 dan langsung memperkenalkan ID. Buzz 2027 pada April lalu. Model terbaru ini bahkan menghadirkan varian Tourer yang dirancang untuk camping semalam di dalam mobil.
Model 2027 diperkirakan baru akan tiba di diler mulai bulan depan. Meski begitu, minat konsumen terhadap ID. Buzz generasi saat ini sudah terlihat menguat sejak beberapa bulan terakhir.
ID.4 Istirahat, Produksi Dialihkan ke Atlas dan SUV Bermesin Bensin
Nasib berbeda dialami ID.4. SUV listrik andalan Volkswagen ini mencatat penurunan penjualan 6 persen di kuartal II-2026, hanya terjual 1.867 unit. Sejak April lalu, Volkswagen menghentikan produksi ID.4 di pabrik Chattanooga, Tennessee, untuk memfokuskan kapasitas pada SUV bermesin bensin yang lebih laris seperti Atlas.
Yang menarik, ID.4 tidak akan mendapatkan model tahun 2027. Volkswagen mengonfirmasi pada Mei lalu bahwa unit ID.4 masih tersedia melalui stok model tahun 2026 yang ada. Langkah ini diambil karena pabrikan bersiap meluncurkan versi yang benar-benar baru.
Generasi Baru ID.4: Lebih Mirip SUV Konvensional, Bernama ID. Tiguan
Hasil jepretan kamera mata-mata menunjukkan prototype SUV listrik pengganti ID.4 sedang diuji coba dengan desain yang sama sekali baru. Mobil ini diprediksi akan dijual dengan nama ID. Tiguan, menandai pergeseran Volkswagen dari sistem penamaan numerik.
Secara visual, ID. Tiguan tampil lebih mirip SUV konvensional. Bagian depan yang lebih kotak, kap mesin yang didesain ulang mengingatkan pada model Tiguan bermesin bensin. Fitur lain yang mencolok adalah penggunaan door handle konvensional, menggantikan model flush pada ID.4 saat ini. Bagian interiornya pun akan mengadopsi desain terbaru ala ID. Polo, termasuk kembalinya tombol fisik yang sempat dihilangkan.
Spek Baterai dan Performa: Belum Diungkap, tapi Ada Potensi Peningkatan
Volkswagen belum merinci spesifikasi teknis ID. Tiguan. Namun, berdasarkan pembaruan terbaru pada sistem baterai dan penggerak listrik VW, jarak tempuh dan kecepatan pengisian daya diprediksi bakal lebih baik dari ID.4 saat ini. Sebagai gambaran, ID.4 varian RWD kini memiliki jarak tempuh EPA hingga 291 mil (468 km) dari baterai 82 kWh, sementara varian AWD turun ke 263 mil (423 km).
Menurut laporan Automotive News, ID. Tiguan akan diproduksi di pabrik Emden, Jerman, menggantikan posisi ID.4. Debut resminya diperkirakan terjadi pada akhir 2026.
Tekanan Global: Penjualan EV VW Group Anjlok, Eropa Jadi Satu-satunya Harapan
Meski ID. Buzz menunjukkan performa positif, secara keseluruhan penjualan kendaraan listrik Volkswagen Group di AS justru ambruk. Pada paruh pertama 2026, total penjualan EV VW Group hanya 9.800 unit, merosot 68,8 persen dibandingkan 31.300 unit pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan hingga 49 persen terjadi di kuartal II-2026 saja.
Eropa menjadi satu-satunya pasar di mana penjualan EV VW naik pada kuartal kedua. Volkswagen mengandalkan model generasi baru seperti ID. Polo, ID. Cross, dan ID. Tiguan untuk membalikkan keadaan. Pabrikan mengklaim telah menerima lebih dari 54.000 pesanan untuk EV entry-level barunya. Namun, angka ini masih jauh dari cukup untuk menyaingi dominasi BYD di China, di mana penjualan EV VW justru turun 48 persen tahun ini.