Pencarian

Matter 1.6 Resmi Hadir: NFC untuk Setup Perangkat, Termostat yang Bisa Menolak Perintah, dan Berbagi Akses Tanpa Setup Ulang

Kamis, 18 Juni 2026 • 05:35:01 WIB
Matter 1.6 Resmi Hadir: NFC untuk Setup Perangkat, Termostat yang Bisa Menolak Perintah, dan Berbagi Akses Tanpa Setup Ulang
Matter 1.6 hadir dengan fitur NFC untuk memudahkan pengaturan perangkat sebelum pemasangan.

Pasang Bohlam Sebelum Dipasang di Plafon? Kini Bisa Lewat NFC

Salah satu fitur paling praktis di Matter 1.6 adalah NFC-Based Commissioning. Pengguna cukup mendekatkan ponsel ke perangkat untuk memulai proses pairing. Ini alternatif dari Bluetooth LE yang biasa digunakan. Fitur ini sangat membantu untuk produk yang sulit dijangkau setelah terpasang, seperti bohlam di fitting plafon atau sakelar dinding. Prosesnya bisa dilakukan sebelum perangkat mendapat daya penuh. Artinya, kamu bisa mengonfigurasi bohlam saat masih di tangan, baru setelah itu dipasang.

Tak Perlu Setup Ulang untuk Setiap Aplikasi — Android dan iOS Bisa Satu Jaringan

Fitur kedua yang patut diperhatikan adalah Joint Fabric. Ini adalah pendekatan baru dalam Enhanced Multi-Admin toolkit yang sudah ada sebelumnya. Dengan Joint Fabric, beberapa pengontrol yang telah diotorisasi bisa mengelola satu jaringan Matter bersama. Setiap perangkat yang ditambahkan ke dalam jaringan ini langsung bisa diakses oleh semua pengontrol — baik dari aplikasi HomeKit, Google Home, SmartThings, atau lainnya. Pengguna Android dan iOS dalam satu rumah tidak perlu lagi mendaftarkan perangkat yang sama secara terpisah di setiap platform. Cukup sekali tambah, semua bisa mengontrol.

Termostat Tak Lagi Jadi Boneka — Bisa Menolak Perintah dari Ekosistem Lain

Pembaruan paling menarik dari sisi kecerdasan ada pada Thermostat Suggestions. CSA mengubah cara kerja termostat: pengontrol tidak lagi mengirim perintah langsung untuk mengubah suhu atau mode. Sebagai gantinya, mereka mengirimkan saran yang terikat waktu dan disesuaikan dengan preset yang didukung termostat. Termostat kemudian memutuskan apakah akan mengikuti saran tersebut berdasarkan preferensi pengguna dan kondisi lingkungan. Fitur ini sangat relevan di tiga skenario:

- Pengguna yang terdaftar dalam program respons permintaan dari PLN atau penyedia listrik bisa mengatur termostat agar tidak terganggu oleh otomatisasi dari ekosistem lain. Misalnya, pengaturan hemat daya tidak sengaja di-override oleh perintah dari aplikasi cuaca.
- Preferensi seperti penghematan energi, kontrol kelembapan, atau kualitas udara kini bisa dikenali dan dihormati di seluruh layanan yang terhubung. Tidak perlu dikonfigurasi ulang satu per satu.
- Jika termostat baru saja diatur secara manual — baik lewat tombol fisik maupun dari satu ekosistem — lalu tiba-tiba ada saran dari sumber lain beberapa detik kemudian, termostat akan mengenali bahwa itu mungkin bukan keinginan pengguna dan menundanya.

Detektor Asap dan Sensor Keamanan Juga Kebagian Update

Matter 1.6 juga menstandarisasi cara perangkat melaporkan kemampuan dan batas operasionalnya. Detektor karbon monoksida dan alarm asap kini bisa memberi tahu jika dilepaskan dari posisi pemasangannya. Fitur keamanan ini selama ini hanya dimiliki produk proprietary. Sensor keamanan juga kini bisa menampilkan riwayat kejadian secara interoperable. Ekosistem mana pun bisa mengakses status real-time dan aktivitas masa lalu.

Apple: Paling Lambat Mengadopsi, Tapi Thread 1.4 Sudah Jalan

Meski Apple adalah anggota CSA, perusahaan ini dikenal lambat mengimplementasikan spesifikasi Matter terbaru. Matter 1.4 yang diumumkan November 2024 saja belum sepenuhnya didukung di Apple Home. Namun, di tvOS 27, Apple akhirnya mendukung Thread 1.4 yang meningkatkan konektivitas Matter-over-Thread. Fitur berbagi kredensial Thread memungkinkan perangkat smart home bergabung ke jaringan mesh yang sudah ada, bukan membuat jaringan paralel terpisah dari masing-masing Thread Border Router. Ini langkah maju, tapi masih ada pekerjaan rumah bagi Apple untuk mengejar ketertinggalan fitur di HomeKit.

Bagikan
Sumber: macrumors.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks