Pencarian

Kampung Nelayan Gempolsewu Kendal Dapat Rp3,6 Miliar, Pabrik Es Portabel hingga Jalur Evakuasi Dibangun

Rabu, 19 Agustus 2026 • 15:46:31 WIB
Kampung Nelayan Gempolsewu Kendal Dapat Rp3,6 Miliar, Pabrik Es Portabel hingga Jalur Evakuasi Dibangun
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih senilai Rp3,6 miliar di Desa Gempolsewu, Kendal, resmi dimulai.

KENDAL — Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal resmi dimulai. Proyek senilai Rp3,6 miliar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan ini digarap di atas lahan seluas 2.500 meter persegi oleh PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Manajemen Konstruksi PT Agrinas Jaladri Nusantara, Agung, mengatakan fasilitas yang dibangun dirancang untuk mendukung aktivitas nelayan setempat. "Di antaranya bangunan shelter pendaratan ikan, kios perbekalan, pabrik es portabel, bangunan tangki air, jalan kawasan, hingga infrastruktur pendukung lainnya," ujarnya.

Fasilitas Lengkap: dari Pabrik Es hingga Jalur Evakuasi

Selain bangunan utama, kawasan ini juga akan dilengkapi dinding penahan tanah, jembatan perahu, serta penerangan jalan umum (PJU) tipe double arm dan single arm. Perencanaan kampung nelayan turut mencakup titik kumpul dan jalur evakuasi untuk keselamatan warga.

Agung menambahkan, pembangunan ditargetkan tuntas dalam 135 hari. "InsyaAllah akhir tahun ini sudah bisa dimanfaatkan. Kami minta doanya semoga pembangunan bisa berjalan lancar dan sesuai waktu yang ditargetkan," ucapnya.

Bupati: Lahan Terbatas, Fasilitas Belum Lengkap

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyebut program ini merupakan stimulus bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan kawasan lebih besar. Namun, ia mengakui fasilitas yang dibangun belum optimal karena keterbatasan lahan.

"Sebetulnya kalau lahannya ada satu hektare, kemungkinan kita mendapatkan alokasi bantuan lebih lengkap. Tetapi karena keterbatasan lahan sehingga fasilitas yang akan dibangun juga kurang lengkap. Karena di awal sosialisasi adalah satu hektare," jelasnya.

70 Persen Warga Gempolsewu adalah Nelayan

Bupati Tika menegaskan, Desa Gempolsewu memiliki 70 persen penduduk yang menggantungkan hidup sebagai nelayan. Kehadiran KNMP diharapkan mampu memperkuat rantai pasok dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

"Sehingga harapannya dengan adanya KNMP ini meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi nelayan melalui rantai pasok yang lebih kuat dan berdaya saing," tuturnya. Ia berharap proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala berarti hingga selesai sesuai target.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lingkarjateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks