PURWOKERTO — Unsoed menyiapkan dua jalur seleksi mandiri untuk tahun akademik 2026, yaitu SPMB Mandiri UTBK dan SPMB Mandiri Non-UTBK. Pada skema non-UTBK, seleksi dilakukan murni berdasarkan nilai rapor semester 1 hingga 5, indeks nilai sekolah, serta prestasi akademik dan nonakademik pelamar, termasuk pengalaman organisasi dan kepanitiaan.
Dua Skema Seleksi: Mana yang Cocok untukmu?
Bagi peserta yang memiliki nilai UTBK-SNBT 2026, jalur SPMB Mandiri UTBK tetap tersedia. Komponen penilaiannya mencakup nilai UTBK, rapor semester 1-5, indeks sekolah, dan prestasi. Sementara itu, jalur non-UTBK menjadi alternatif bagi lulusan SMA/SMK/MA tahun 2024, 2025, atau 2026 yang tidak mengikuti atau tidak memiliki skor UTBK.
Peserta hanya diperbolehkan memilih satu jalur pada gelombang yang sama. Ketentuan ini berlaku untuk menghindari duplikasi pendaftaran di dua skema sekaligus.
Syarat Lengkap Jalur Mandiri Non-UTBK Unsoed 2026
Untuk program sarjana reguler dan kelas internasional, pendaftar harus merupakan lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, atau 2026. Sementara untuk program Diploma Tiga (D3), batas kelulusan diperlonggar hingga tahun 2022. Semua peserta wajib memiliki rapor semester 1 hingga 5 yang masih berlaku.
Prestasi akademik dan nonakademik seperti kejuaraan olahraga, seni, dan keagamaan tingkat kabupaten hingga internasional dapat diunggah sebagai dokumen pendukung. Begitu pula pengalaman organisasi atau kepanitiaan di sekolah maupun di luar sekolah, yang dibuktikan dengan surat keputusan atau sertifikat kepengurusan.
Syarat Khusus bagi Lulusan 2026 dan Peserta Gelombang
Peserta lulusan tahun 2026 tidak boleh sudah lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau telah melakukan registrasi ulang pada jalur SNBT 2026. Aturan ini memastikan tidak ada peserta yang menerima dua kursi sekaligus dari jalur nasional dan mandiri.
Unsoed juga menerapkan sistem gelombang seleksi. Peserta Gelombang 2 adalah mereka yang belum diterima di Gelombang 1, dan Gelombang 3 diperuntukkan bagi yang belum lolos di dua gelombang sebelumnya. Pendaftar dapat memilih maksimal empat program studi, dengan komposisi maksimal dua program sarjana reguler dan dua program diploma, atau satu program kelas internasional.
Biaya dan Komitmen: Iuran Pengembangan Institusi
Peserta yang dinyatakan diterima wajib membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Besaran IPI tidak disebutkan dalam pengumuman resmi, namun calon mahasiswa diminta menyiapkan dana tersebut sebagai syarat registrasi ulang. Unsoed menyebut bahwa jalur mandiri juga mempertimbangkan aspek pengembangan institusi dan pengembangan wilayah, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Pendaftaran SPMB Mandiri Unsoed 2026 dibuka secara online melalui portal resmi universitas. Calon pendaftar disarankan menyiapkan dokumen rapor, sertifikat prestasi, dan surat keterangan organisasi sejak awal agar proses seleksi berjalan lancar.