Pencarian

Program "Waras Ekonomi" Diluncurkan Pemkot Semarang, 3.500 UMKM Kini Terhubung dalam Satu Platform Digital

Senin, 01 Juni 2026 • 12:31:01 WIB
Program
Wali Kota Semarang meluncurkan platform digital "Waras Ekonomi" untuk menghubungkan 3.500 UMKM.

SEMARANG — Pemkot Semarang resmi menginisiasi program "Waras Ekonomi", sebuah platform terpadu yang menghubungkan sedikitnya 3.500 pelaku UMKM di seluruh wilayah kota. Program ini digagas langsung oleh Wali Kota Agustina Wilujeng sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi kerakyatan.

Platform tersebut dirancang untuk menjadi pusat data, promosi, dan transaksi bagi para pelaku usaha kecil. Dengan sistem ini, UMKM tidak lagi berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi dan dukungan pemasaran yang memadai.

Bagaimana Cara Kerja Platform Waras Ekonomi?

Melalui satu aplikasi atau portal, para pelaku UMKM bisa mendaftarkan produk, mengakses pelatihan, serta melihat data pasar secara real-time. Pemerintah kota juga bisa memantau perkembangan setiap usaha dan memberikan intervensi yang lebih tepat sasaran.

“Program ini hadir untuk mengakomodasi kebutuhan UMKM agar bisa naik kelas secara lebih terarah,” kata Agustina dalam pernyataan resmi yang diterima, Selasa (18/3/2025).

Wali Kota menambahkan bahwa platform ini juga memudahkan konsumen dan distributor lokal menemukan produk-produk unggulan Semarang. Mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan, semuanya bisa diakses dalam satu genggaman.

Target: 10.000 UMKM Tersambung Akhir Tahun

Pemkot menargetkan akan memperluas jangkauan platform hingga 10.000 pelaku UMKM pada akhir 2025. Saat ini, sosialisasi dan pendampingan teknis tengah dilakukan di 16 kecamatan se-Kota Semarang.

Setiap pelaku UMKM yang bergabung akan mendapatkan akses ke modul digital marketing, manajemen keuangan sederhana, dan peluang kemitraan dengan ritel modern. Tidak ada biaya pendaftaran yang ditarik dari peserta.

Respons Pelaku Usaha: Harapan untuk Pemasaran Lebih Luas

Sejumlah pelaku UMKM di Semarang menyambut baik inisiatif ini. Mereka berharap platform tersebut bisa menjadi solusi atas kendala pemasaran yang selama ini terbatas pada media sosial atau pasar tradisional saja.

“Selama ini kami jualan hanya lewat WhatsApp grup dan Instagram. Kalau ada satu portal resmi dari pemkot, pasti lebih dipercaya pembeli,” ujar Sari, pemilik usaha kue kering di Kecamatan Pedurungan.

Pemkot Semarang berencana mengintegrasikan platform "Waras Ekonomi" dengan sistem perizinan dan perpajakan daerah. Dengan begitu, pelaku UMKM tidak perlu lagi mengurus administrasi secara terpisah.

Bagikan
Sumber: radarsemarang.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks