Pencarian

Bukan Sekadar Tawar-Menawar, Ini Alasan inDrive Bisa Jadi Alternatif Transportasi Online yang Lebih Murah

Selasa, 02 Juni 2026 • 00:07:02 WIB
Bukan Sekadar Tawar-Menawar, Ini Alasan inDrive Bisa Jadi Alternatif Transportasi Online yang Lebih Murah
Penumpang inDrive dapat menawar tarif langsung kepada pengemudi dengan sistem Real-Time Deals.

JAWA TENGAH — inDrive lahir dari sebuah situasi darurat di Yakutsk, Rusia, pada 2012. Saat suhu udara turun drastis hingga di bawah minus 40 derajat Celcius, perusahaan taksi lokal menaikkan tarif hingga dua kali lipat. Sekelompok mahasiswa kemudian membuat grup media sosial bernama "Independent Drivers" sebagai wadah negosiasi langsung antara penumpang dan sopir.

Filosofi kebebasan memilih dan transparansi harga itu menjadi fondasi perusahaan hingga kini. Setelah rebranding menjadi inDrive, platform ini telah berekspansi ke lebih dari 45 negara dan 700 kota di seluruh dunia.

Cara Kerja: Penumpang Tawar, Sopir Bisa Menolak

Alih-alih aplikasi yang menentukan harga secara sepihak, inDrive memberikan kendali kepada pengguna. Penumpang memasukkan tujuan dan menawarkan harga yang dianggap wajar. Sopir kemudian memiliki tiga opsi: menerima tawaran, menolak, atau mengajukan harga balik (counter-offer).

Setelah beberapa sopir merespons, penumpang bebas memilih berdasarkan kriteria harga, rating pengemudi, jenis kendaraan, atau waktu kedatangan. Sistem ini, yang disebut Real-Time Deals, memastikan tidak ada kenaikan harga mendadak saat hujan atau jam sibuk.

Komisi Lebih Rendah, Pendapatan Sopir Lebih Besar

Bagi mitra pengemudi, inDrive memotong komisi sekitar 10% hingga 15% dari tarif. Angka ini lebih rendah dibandingkan kompetitor yang biasanya mengambil 20% hingga 25%. Meskipun tarif yang disepakati mungkin lebih rendah dari harga pasar, sopir bisa membawa pulang pendapatan bersih yang lebih besar.

Fitur keamanan tetap menjadi prioritas. Pengguna dapat membagikan lokasi perjalanan secara real-time kepada keluarga atau teman. Proses tawar-menawar juga menciptakan interaksi yang lebih personal antara penumpang dan pengemudi.

Di Indonesia, kehadiran inDrive menjadi angin segar bagi konsumen yang mulai merasa terbebani dengan tarif standar aplikator besar. Model negosiasi langsung ini membuktikan bahwa transparansi harga dan kebebasan memilih masih menjadi kebutuhan utama di tengah dominasi algoritma.

Bagikan
Sumber: mawar#4192

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks