SEMARANG — Video yang menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah membagikan bantuan dana untuk 100 orang pertama yang mengklik tombol di TikTok beredar luas dan memicu kebingungan di masyarakat. Setelah ditelusuri, konten tersebut dipastikan merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan atau deepfake. Masyarakat diminta tidak mudah percaya dan selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi pemerintah.
Awal Mula: Video yang Mengklaim Bantuan Tunai Langsung
Video berdurasi pendek itu menampilkan sosok yang menyerupai Menkeu Purbaya dengan narasi ajakan untuk mengklik tombol tertentu guna mendapatkan bantuan. Klaimnya, hanya 100 orang pertama yang berhak menerima. Informasi ini dengan cepat menyebar di berbagai grup WhatsApp dan platform media sosial, terutama di kalangan warga Jawa Tengah yang tengah menantikan program bansos.
Proses Verifikasi: Mengapa Video Itu Dipastikan Palsu?
Kementerian Keuangan melalui tim komunikasi publiknya telah melakukan penelusuran. Beberapa kejanggalan ditemukan, seperti gerakan bibir yang tidak sinkron dengan suara, pencahayaan wajah yang tidak alami, serta latar belakang yang tampak buram dan tidak konsisten. “Tidak ada program bantuan yang disalurkan melalui mekanisme klik tombol di TikTok. Masyarakat harus waspada terhadap modus penipuan serupa,” tegas juru bicara Kemenkeu dalam pernyataan resminya.
Ciri-ciri Deepfake yang Sering Digunakan untuk Penipuan
Ahli keamanan siber dari Universitas Diponegoro, Semarang, menjelaskan bahwa deepfake jenis ini sering menggunakan teknologi AI untuk meniru suara dan wajah pejabat publik. Ciri yang paling mudah dikenali adalah ketidakwajaran pada area mata dan mulut saat berbicara. Warga diminta untuk tidak langsung membagikan informasi yang belum jelas sumbernya, apalagi yang meminta data pribadi atau mengarahkan untuk mengklik tautan mencurigakan.
Langkah Selanjutnya: Apa yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Konten Serupa?
Masyarakat diimbau untuk melaporkan konten hoaks semacam ini ke patroli siber Polri atau melalui akun resmi @kemkominfo. Jangan sekali-kali mengklik tautan yang disertakan dalam video tersebut karena berpotensi mengarahkan ke situs phishing. Informasi resmi mengenai program bantuan pemerintah selalu dapat diakses melalui website kemenkeu.go.id atau akun media sosial terverifikasi.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa di era digital, verifikasi adalah langkah pertama sebelum percaya dan menyebarkan informasi. Jangan sampai niat membantu justru membuat kita menjadi korban penipuan.