Pencarian

Perempuan Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Kereta di Dekat Jembatan Sukarela Semarang, Korban Sempat Duduk di Pos Palang Pintu

Sabtu, 30 Mei 2026 • 22:14:01 WIB
Perempuan Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Kereta di Dekat Jembatan Sukarela Semarang, Korban Sempat Duduk di Pos Palang Pintu
Perempuan pejalan kaki tewas tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu dekat Jembatan Sukarela, Semarang.

SEMARANG — Peristiwa tragis menimpa seorang perempuan pejalan kaki di perlintasan kereta api dekat Jembatan Sukarela, Semarang, Senin lalu. Korban tewas setelah tertabrak kereta api saat melintas di jalur yang tidak dilengkapi palang pintu resmi. Sebelum kejadian, korban sempat terlihat duduk di pos palang pintu yang berada di lokasi tersebut.

Awal Mula: Korban Sempat Beristirahat di Pos Palang Pintu

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban tiba di perlintasan tersebut sekitar pukul 15.30 WIB. Ia kemudian duduk di pos palang pintu yang kosong, diduga untuk beristirahat atau menunggu sesuatu. Beberapa menit kemudian, kereta api melintas dari arah timur dan menabrak korban yang masih berada di area rel.

Proses: Bagaimana Peristiwa Terjadi?

Warga setempat mengatakan bahwa perlintasan di dekat Jembatan Sukarela itu dikenal sebagai jalur pintas yang ramai dilalui pejalan kaki. Meski tidak memiliki palang pintu resmi, banyak warga yang melintas karena jaraknya yang dekat dengan pemukiman. Saat kejadian, korban diduga tidak menyadari kedatangan kereta karena posisinya yang sedang duduk di area yang berdekatan dengan rel.

Petugas dari PT KAI dan kepolisian setempat tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum diumumkan secara resmi.

Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini, termasuk apakah korban memiliki riwayat kesehatan tertentu yang memengaruhi kondisinya. Sementara itu, warga sekitar kembali mendesak pemerintah kota untuk memasang palang pintu resmi di perlintasan tersebut. Mereka menilai perlintasan tanpa pengaman sangat berbahaya, terutama bagi pejalan kaki yang tidak familiar dengan jadwal kereta.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api, terutama di titik-titik yang tidak diawasi petugas. PT KAI sendiri telah berulang kali mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar rel kereta api di luar area yang telah ditentukan.

Bagikan
Sumber: radarsemarang.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks