Pencarian

Siswa SMK Peristek Pangkah Tegal Juara 1 Slawi Boxing Fight 2026, Serukan Anti-Tawuran

Sabtu, 30 Mei 2026 • 11:11:02 WIB
Siswa SMK Peristek Pangkah Tegal Juara 1 Slawi Boxing Fight 2026, Serukan Anti-Tawuran
Bani Bagus, siswa SMK Peristek Pangkah, raih juara 1 Slawi Boxing Fight 2026.

SLAWI — Seorang siswa SMK Peristek Pangkah, Bani Bagus, berhasil menjadi juara pertama dalam pertandingan tinju Slawi Boxing Fight 2026. Kompetisi tersebut digelar di Taman Rakyat Slawi pada 24 Mei 2026.

Bani, yang duduk di kelas XI TAV, tampil penuh semangat sepanjang pertandingan. Kemampuannya di atas ring dinilai unggul hingga akhirnya keluar sebagai juara pertama.

Dari Ekstrakurikuler ke Puncak Juara

Bani merupakan siswa yang aktif mengikuti ekstrakurikuler boxing di SMK Peristek Pangkah. Pihak sekolah menyebut keberhasilannya tidak lepas dari keseriusan berlatih, disiplin, serta semangat yang terus dijaga selama pembinaan olahraga tersebut.

Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan teman-teman yang turut memberikan dukungan.

Pesan untuk Pelajar: Stop Tawuran, Buktikan di Ring

Usai pertandingan, Bani menyampaikan pesan positif kepada para pelajar. “Stop tawuran dan kekerasan. Buktikan nyalimu di atas ring dan jadilah siswa yang berprestasi,” ujarnya seusai laga.

Pernyataan itu langsung mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Capaian Bani dinilai tidak hanya membawa nama baik institusi, tetapi juga memberikan contoh nyata bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan keberanian melalui kegiatan yang sportif.

Ajang Slawi Boxing Fight Sebagai Wadah Atlet Muda

Slawi Boxing Fight sendiri menjadi salah satu ajang bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan dan sportivitas dalam dunia tinju. Kompetisi ini diharapkan terus melahirkan bibit-bibit petinju berbakat dari daerah.

Bagikan
Sumber: jateng.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks