JEPARA — Pemerintah Kabupaten Jepara mencatat kondisi jalan di Desa Kemujan masih jauh dari layak. Dari total 8.836 meter jalan desa, hanya 3.311 meter yang kondisinya baik, sementara 1.962 meter kurang baik dan 3.563 meter rusak berat.
Data itu dipaparkan Petinggi Desa Kemujan, Mas'ud Dwi Wijayanto, dalam forum Ngolah Pikir (Ngopi) yang mempertemukan pemerintah kabupaten dan pemerintah desa, Sabtu (10/10/2026). Bupati Jepara Witiarso Utomo hadir langsung dalam diskusi tersebut.
Selain jalan desa, sejumlah ruas jalan kabupaten di Kemujan juga belum sepenuhnya tertangani. Dari total 11.185 meter, sebanyak 6.584 meter dalam kondisi baik.
Sebanyak 3.951 meter masuk kategori kurang baik, sedangkan 650 meter rusak berat atau belum terbangun. Angka itu menunjukkan perbaikan tidak bisa dilakukan sekaligus.
Witiarso menyatakan ruas jalan berkondisi kurang baik akan ditangani lewat program klinik jalan. Program itu disebutnya berjalan pada tahun ini.
"Jalan yang saat ini masih dalam kondisi kurang baik akan segera di-klinik jalan tahun ini," kata bupati.
Penanganan juga diarahkan pada jalan desa yang menghubungkan permukiman dengan kawasan wisata, hotel, dan resor di Kemujan. Pemerintah desa diminta menyiapkan perencanaan agar ruas-ruas tersebut bisa masuk dalam penanganan kabupaten.
"Untuk jalan desa yang menuju wisata, hotel maupun resor yang disukai masyarakat, dibuatkan rencana yang baik agar nanti bisa diintervensi kabupaten. Direncanakan tahun depan mulai digarap," ujarnya.
Witiarso menegaskan perbaikan jalan akan dilakukan berdasarkan skala prioritas. Ruas yang paling membutuhkan penanganan didahulukan.
"Dengan begitu, ruas yang paling membutuhkan penanganan bisa didahulukan," sebutnya.
Sebelum diskusi berlangsung, bupati bersama rombongan meninjau salah satu ruas jalan desa di Kemujan yang telah selesai dibeton. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur di lapangan.
Persoalan jalan bukan satu-satunya topik dalam kegiatan Ngopi tersebut. Pemerintah kabupaten dan pemerintah desa juga mendiskusikan pengembangan wisata serta pendidikan di Kemujan.
Berbagai masukan yang disampaikan dalam forum itu diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebutuhan pembangunan di Kemujan. Warga kini menunggu realisasi klinik jalan dan perencanaan akses wisata yang dijanjikan mulai digarap tahun depan.