49 Clearances dan 5 Pukulan Pickford: Data di Balik Pertahanan Kokoh Inggris Saat Kalahkan Meksiko 3-2

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 00:41:31 WIB
Pertahanan Inggris tampil solid dengan 49 clearance saat menang tipis 3-2 atas Meksiko di Stadion Azteca.

JAWA TENGAH — Kemenangan Inggris atas Meksiko di kandang lawan yang legendaris, Stadion Azteca, menyisakan cerita heroik di balik skor tipis 3-2. Bukan soal tiga gol yang dicetak, melainkan bagaimana skuat asuhan Thomas Tuchel bertahan hidup setelah kartu merah Jarell Quansah di babak kedua.

Data dari pertandingan tersebut mengungkap performa defensif yang luar biasa. Meksiko melepaskan 20 tembakan, namun 19 di antaranya (non-penalti) hanya bernilai 1.09 expected goals (xG). Artinya, peluang yang diciptakan tuan rumah nyaris semuanya berkualitas rendah.

Benteng Bertahan 10 Pemain: 37 Clearance di Babak Kedua

Setelah Quansah diusir wasit, Tuchel melakukan perubahan drastis. John Stones, Djed Spence, dan Dan Burn masuk sebagai pemain pengganti, membentuk formasi lima bek bersama Marc Guéhi dan Ezri Konsa. Tugas mereka hanya satu: menahan gempuran.

Hasilnya, Inggris mencatatkan 49 clearance—terbanyak kedua dalam satu laga Piala Dunia tanpa perpanjangan waktu sejak catatan ini direkam. Menariknya, 37 di antaranya terjadi di babak kedua, dengan 20 clearance dilakukan setelah menit ke-81. “Saya dikenal karena postur dan cara saya bertahan, menghalau tembakan dan umpan silang. Saya benar-benar berusaha bertahan,” ujar Dan Burn.

Jordan Pickford: 5 Pukulan dalam Satu Laga, Rekor Langka

Jika Burn menjadi tembok dengan kepalanya, Jordan Pickford menjadi penguasa kotak penalti dengan tinjunya. Kiper Everton itu tercatat melakukan lima kali punch clearances setelah Inggris kehilangan satu pemain. Angka ini kontras dengan rata-rata musim Premier League-nya yang hanya kurang dari satu pukulan per dua pertandingan.

Lima pukulan dalam satu laga Piala Dunia adalah pencapaian langka. Tidak ada kiper yang mencatatkan jumlah lebih banyak sejak 1974. Dominasi udara Pickford menjadi kunci meredam 52 umpan silang Meksiko, di mana 23 di antaranya dikirim oleh Roberto Alvarado.

Ujian Selanjutnya: Menjinakkan Erling Haaland dan Norwegia

Performa heroik ini akan kembali diuji di babak perempat final. Inggris akan berhadapan dengan Norwegia yang memiliki Erling Haaland—pencetak lima gol sundulan di kualifikasi dan putaran final Piala Dunia. Jumlah itu sama dengan total gol sundulannya untuk Manchester City musim lalu.

Norwegia diprediksi akan mengandalkan umpan silang untuk mencari Haaland. Namun, setelah melihat kegigihan lini belakang Tuchel melawan Meksiko, tantangan itu seolah sudah dinantikan. Pertahanan Inggris bukan sekadar bertahan, mereka menikmati pertempuran.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top