Kapolda Jateng Beri Penghargaan 12 Personel dan Mitra, Dorong Polisi Adaptif ke Generasi Muda

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Senin, 11 Mei 2026 | 14:55:56 WIB
Kapolda Jateng memberikan penghargaan kepada 12 personel Polri dan tiga mitra eksternal dalam apel pagi di Mapolda Jateng.

SEMARANG — Sebanyak 12 personel Polri dan tiga mitra eksternal menerima penghargaan dari Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo. Pemberian penghargaan itu berdasarkan Surat Keputusan nomor KEP/684/V/2026 yang terbit pada 8 Mei 2026.

Penghargaan diberikan saat apel pagi di halaman Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan, Kota Semarang. Kapolda menyebut program ini merupakan bagian dari Jateng Youth Movement, sebuah inisiatif yang disebut sebagai yang pertama di Indonesia.

Siapa Saja Penerima Penghargaan?

Dari internal Polri, penghargaan diterima oleh Kompol Heryubowo dari Polres Kebumen bersama 11 anggota lain sebagai Trainer Terbaik dalam program kecerdasan buatan (AI). AKP Doohan Octa Prasetya, Kasatlantas Polres Sukoharjo, juga masuk dalam daftar bersama 9 anggota lainnya atas kontribusi serupa.

Kombes Pol Saiful Anwar, Kabid Propam Polda Jateng, mendapat penghargaan atas capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun Anggaran 2025 yang masuk kategori Terbaik. Sementara Ipda Irham Rhozan Al Fiqri dari Satreskrim Polresta Surakarta bersama 7 anggota lain dihargai karena mengungkap kasus penggelapan dalam jabatan senilai Rp 10 miliar yang dilaporkan sebuah perusahaan perbankan.

Mitra Eksternal: Dinas Pendidikan hingga ASEAN Foundation

Dari unsur eksternal, penghargaan diberikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, ASEAN Foundation, dan Mafindo. Ketiganya dinilai berkontribusi dalam program pendidikan dan pelatihan AI bagi pelajar SMA di Jawa Tengah.

Kapolda menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan karakter masyarakat modern. “Saat ini masyarakat yang harus kita layani mayoritas adalah generasi Milenial, Gen-Z dan Gen-Alpha sebanyak hampir 70 persen. Jangan menerapkan pola pelayanan lama terhadap generasi masa kini,” ujarnya.

Dia menambahkan, “Satu-satunya cara untuk mempertahankan institusi adalah dengan membaca dan berlatih, dan kita harus terus belajar untuk melayani masyarakat.”

Talenta E-Sport dan Strategi Mendekati Generasi Muda

Kapolda juga mengungkapkan bahwa Polda Jateng telah menjaring sekitar 30 ribu pemain E-Sport dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Mereka dipersiapkan untuk berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Langkah ini disebut sebagai strategi membangun kedekatan dengan generasi muda melalui pendekatan positif dan adaptif.

Dalam kesempatan itu, Kapolda turut mengapresiasi personel yang menjaga kondusivitas kamtibmas selama peringatan May Day. “Sabuk kamtibmas dan pagar mangkok jauh lebih kuat daripada pagar besi di mako kita,” katanya.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga integritas dan menghindari tindakan kontraproduktif. Dia berharap prestasi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi pelayanan Polri yang lebih modern di tengah masyarakat.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: berlianmedia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top